Terinspirasi Orasi BJ Habibie …….. Bagian 1 Oleh Ir. Suprio Guntoro TAHUN 1982. Saat itu saya tinggal di Instalasi Riset – Lembaga Kimia Nasional
ARTIKEL • KOLOM • ESAI
Makna Burdah Bagi Warga Pegayaman
Kolom Khusus Ketut Muhammad Suharto KEBERADAAN burdah bagi warga Pegayaman mempunyai dua fungsi. Pertama, burdah sebagai bentuk kesenian. Kesenian ini berjalan sudah berabad-abad lamanya
Momen Libur Idul Fitri, Saat Tepat Curahkan Waktu Luang untuk Anak
Oleh Dr. Aris Adi Leksono, M.Pd. HINGGA Maret 2024, KPAI telah menerima 327 pengaduan. Di dalamnya terdapat 383 kasus kekerasan kepada anak. Dari data
Orang Pegayaman, Nyame Selam Bali Asli
Kolom Khusus Ketut Muhammad Suharto ADALAH sebuah tanggung jawab bagi generasi pelanjut dalam sebuah komunitas, untuk mengungkap akan nasab (kawitan) untuk memperjelas keberadaannya. Seperti
”Tradisi Ngewida”, Syair Khas Loloan Tentang Perpisahan 10 Malam Terakhir Ramadhan
Catatan Eka Sabara, S.Pd.I SATU lagi tradisi yang cukup unik hanya ada di Loloan, yaitu tradisi Ngewida’. Ngewida’ cukup unik karena hanya dilaksanakan pada
Al-Qur’an Tulisan Tangan Encik Ya’qub
Catatan Eka Sabara, S.Pd.I PRASASTI Loloan membuka tabir adanya sebuah Al-Qur’an tulisan tangan Encik Ya’qub. Al-Qur’an yang disebutkan dalam prasasti sudah sejak lama raib
Pesantren Ramadhan 1445 H Asrama Mawar Kampus 3 UM di Blitar
Esai Dr. Surayanah PESANTREN Ramadhan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Program Pesantren Ramadhan yang diusung diharapkan lebih terstruktur dan sistematis lagi. Hal tersebut
Encik Ya’qub dan Prasasti Loloan, Ikrar Wakaf Tertua di Bali
Catatan Eka Sabara Bagian 1 KABUPATEN Jembrana merupakan pintu masuk ke Bali dari arah barat, dengan Pelabuhan Gilimanuk sebagai gerbangnya. Masyarakat Jembrana sangatlah beragam
Metode Pertahanan Nilai-nilai Agama, Adat dan Budaya Masyarakat Desa Pegayaman Bali
Kolom Khusus Ketut Muhammad Suharto Bagian 3 – Habis Pengantar Ditjen Bimas Islam Kemenag RI melaksanakan acara ‘Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Nusantara”
Tradisi Perjodohan Dara Pingitan di Loloan
Esai R. Azhari HAMPIR luput dari ingatan kita, dahulu di Kampung Loloan pernah menganut tradisi yang amat kuat khusus bagi kaum perempuan yang dibatasi










