Oleh Ketut Muhammad Suharto KEBANGGAAN diri menjadi incaran semua insan. Apalagi jika ia mengerucut menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat dan negara. Mencari dan menjadikan sebuah
ARTIKEL • KOLOM • ESAI
Mempersiapkan Kampung Muslim Sindhu sebagai “Kampung Bio Industri” di Bali
Oleh Suprio Guntoro *) BERAWAL dari acara Halal Bi Halal Idul Fitri Tahun 2021 lalu di Stikom Bali yang diselenggarakan oleh FPSI Bali. Bertemulah
Peran Umat Islam dalam Dinamika Politik Kerajaan Panji Sakti
Sebuah Fakta dan Interpretasi Catatan Drs. Ketut Muhammad Suharto *) UMAT Islam mempunyai peran yang penting dan strategis dalam perjalanan sejarah Buleleng, dari zaman
Kopi Ori Pegayaman Asli
DESA Pegayaman berada di dataran bebukitan. Tingginya 350 m hingga 1.500 m dari permukaan laut. Cuacanya sangat mendukung untuk tumbuhnya beragam tanaman. Lima dusun/banjar
Konsep KOPI BALI dari Ulama Dr. KHRS Fathur Rahim Ahmad, M.Pd.I
Kota Pendidikan Islam Bali di Desa Banyubiru Negara PAGI itu penulis disambut ramah dengan senyum khas yang berwibawa Dr. KHRS. Fathur Rahim Ahmad, M.Pd.
Tata Cara Perkawinan Khas Desa Pegayaman
MENGUNGKAP tabir sebuah kebudayaan yang berkembang di sebuah komunitas sangat diperlukan. Dan alangkah lebih baik kalau hal itu dapat dituangkan dalam bentuk tulisan. Itu
Identitas dan Sejarah Burdah Pegayaman
MELIHAT sebuah sekaa atau grup kesenian, akan memberikan gambaran pada usia sebuah desa dimana sekaa atau grup kesenian tersebut berkembang. Semakin klasik sekaa tersebut
Pengobatan Tradisional ala Pegayaman
UNTUK urusan kesehatan, sejak dahulu sebelum adanya Puskesmas, warga Pegayaman sudah terbiasa berobat dengan mendatangi balian (para ahli pengobat tradisional Pegayaman). Di Desa Pegayaman,
“Santun”, Antara Tradisi dan Mitos
KOTA Negara dibelah sebuah sungai Ijogading. Mengarungi belahan sungai dari hulu sampai ke hilir, akan melewati dua perkampungan masyarakat Bugis yang telah bertempat tinggal sejak
Ragam Kuliner Khas Desa Pegayaman, Buleleng, Bali
PERKEMBANGAN penduduk Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali sudah mencapai empat abad. Dinamikanya sangat terasa dari zaman ke zaman. Termasuk dinamika dunia kulinernya.










