Oleh Lewa Karma PENDIDIKAN Islam idealnya tidak sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, dan kesadaran sosial lingkungan. Dalam konteks tantangan global seperti
ARTIKEL • KOLOM • ESAI
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN
* Catatan Hendry Ch Bangun (Forum Wartawan Kebangsaan) PRESIDEN Republik Indonesia tidak hadir di puncak acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN), bukan hal
Transformasi Profesionalisme Guru
* Oleh Lewa Karma DI lingkungan pendidikan, guru memegang peran sentral dalam membentuk proses belajar, karakter, dan kesejahteraan emosional peserta didik. Guru tidak
Menjaga Kebersihan Badan, Wujud Tanggung Jawab Profesional Seorang Guru
* Oleh Lewa Karma DALAM konteks pendidikan, peran seorang guru bukan sekadar menyampaikan materi akademik, tetapi juga menjadi teladan perilaku sosial yang baik, termasuk
Permainan Gangsing: Folklore dan Warisan Budaya Nusantara
Oleh Lewa Karma PERMAINAN gangsing merupakan salah satu bentuk permainan tradisional yang telah hidup dalam kehidupan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Di berbagai
Dedikasi Guru Meneguhkan Nasionalisme
Oleh Lewa Karma HARI Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember bukan sekadar seremoni kenegaraan, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan kembali makna bela
Refleksi Profesional di Akhir Semester
Oleh Lewa Karma SETIAP akhir semester, suasana sekolah dan madrasah berubah. Guru sibuk menuntaskan penilaian, siswa menunggu pembagian rapor dengan beragam perasaan, dan
Manuskrip dari Tradisi Lisan Menuju Tulisan
Oleh Lewa Karma SEBELUM aksara dikenal luas, masyarakat mengandalkan cerita rakyat, mitos kosmologis, dan legenda lokal sebagai sarana pewarisan nilai, norma, dan sejarah. Tradisi
Hari Ibu: Meneguhkan Kerukunan dan Harmoni Keluarga Indonesia
Oleh Lewa Karma HARI Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember di Indonesia memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar perayaan simbolik atau
Folklor sebagai Penjaga Peradaban dan Moral Nusantara
Oleh Lewa Karma SEBELUM manusia mengenal aksara dan manuskrip, bahasa lisan dan tradisi tutur menjadi medium utama pewarisan pengetahuan. Dalam konteks ini, folklor terutama










