KATA “ngarak” disini dalam bahasa Loloan berarti mengantar. Sedangkan kata “nganten” juga dalam bahasa Loloan yang berarti mempelai pria. Tradisi ngarak nganten ini tergolong
CERITA
TEATER SASTRA WELANG PENTAS KOLABORASI TAMAN SAMAYA
TEATER Sastra Welang menggelar pementasan kolaborasi teatrikal, tari dan fragment di Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Sabtu, 5 Juni 2021, pukul 10.00 wita. Teater Sastra
CERITA INISIATIF PUAN MELANJUTKAN PERJUANGAN TAUFIQ KIEMAS
KETUA DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hadir untuk memberikan arahan para kader PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut), Senin (7/6/2021). Dalam acara itu pula, Puan
TRADISI “NYAPAR” ALA LOLOAN, NEGARA, BALI
NYAPAR merupakan tradisi masyarakat Loloan yang secara bersama-sama selametan dengan berzikir dan berdoa tolak Bala’. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan Safar, yaitu bulan kedua
‘KAMRATAN’, TRADISI KHAS LOLOAN YANG HANYA ADA DI BULAN SYAWAL
KAMRATAN adalah kegiatan halal bihalal secara massal yang dilakukan secara bersama-sama dengan kegiatan silaturrahmi mengunjungi rumah tetangga masing-masing yang masih berada di dalam satu kampung
TIM YUSTISI GENCAR LAKSANAKAN PEMANTAUAN PROKES, LAGI TERJARING 5 ORANG
DENPASAR – Walaupun dalam suasana Hari Raya Penampakan Kuningan,tak surut-surut Tim Yustisi Kota Denpasar bergerak dalam meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar.
SATE ASEM, SATE KHAS LOLOAN NEGARA, BALI
VARIASI kuliner ciri khas Loloan, Jembrana, Bali memang bercorak kental akan nuansa tradisi masakan para bangsawan Bugis yang disajikan spesial untuk tamu-tamu, terutama para
KEHIDUPAN ‘PENGALU’ DI PESISIR TANJUNG TANGIS MUARE PENGAMBENGAN
KEHIDUPAN pesisir selatan kota Negara memiliki pernak-pernik beraneka ragam mata pencaharian. Kehidupan yang keras di pesisir merupakan warisan budaya maritim Bugis Melayu yang masih
RUMAH PANGGUNG LOLOAN, IKON UNIK DARI BALI BARAT
IKON unik abad ke-17 Masehi yang masih dapat kita jumpai di Jembrana Bali Barat, adalah rumah panggung dan juga Omong Kampung atau yang lebih
MUSEUM DI RUMAH SENDIRI: TOK WAN HARIA MENUNGGU RINDU
Catatan: H. Dheni Kurnia KETIKA kami datang, lelaki tua berusia 88 tahun itu masih terbaring di tempat tidur. Beberapa tahun terakhir, dia tak bisa





