Hadiri Halal Bi Halal “Loloan Bahagia”, Bupati Tamba Disambut Pencak dan Pantun

JEMBRANA – Halal Bi Balal dengan tajuk “Loloan Bahagia” digelar masyarakat Muslim Loloan Barat dan Loloan Timur, Sabtu (21/5/2022). Bupati Jembrana, Nengah Tamba, dan Forkopimda Jembrana hadir dalam acara yang digelar di atas Jembatan Syarif Tua atau Jembatan Belly yang menghubungkan Loloan Barat dan Loloan Timur itu.

Kedatangan Bupati Jambrana langsung disambut dengan pencak silat “Palang Pintu”, simbol untuk mempersilahkan tamu yang datang. Setelah pencak silat “Palang Pintu”, Bupati dan rombongan langsung disuguhkan pantun Melayu Loloan.

Dua pemuda berbalas pantun, yang pertama memerankan sebagai tuan rumah acara dan pemuda yang lainnya sebagai pengantar Bupati. Antara lain pantun itu berbunyi: “Kalau ada pohon-pohon yang tue, silahkan Abang Tebang. Biar nggak roboh nimpa bangunan. Minta tolong silahkan Abang pulang, kalau datang kemari tidak bawa bantuan”.

Sontak hal itu disambut sorak masyarakat. Bupati Tamba tampak tersenyum dan membalas pantun tersebut. Kata Bupati: “Ikan lele, ikan mujair. Tidak bertele-tele langsung cair”. Lantas disambung dengan pantun: “Daun salam baunye harum. Assalamualaikum”. “Hari ni hari Sabtu, Kite hadir di Jembatan Syarif Tue. Kalau boleh dibukaken pintu, agar bisa megesah tue”. “Bunga melati, bunge seni. Pak Bupati boleh masuk nih???”.

Parade pantun terus berjalan. Saat memberikan sambutan sekapur sirih pembukaan, Wakil dari Loloan Barat, Eka Sabara, juga menyampaikan pantun. “Apem kuah, jaje buati. Sarapan pagi selagi masih. Hari ini.. .wah ade Pak Bupati. Kite semue ucapken terime kasih”.

Sementara saat memberikan sambutan Bupati Tamba kembali berpantun ria, sebagai balasan atas pantun-pantun yang disampaikan panitia maupun pemuda Loloan. “Ade habar anak dare, dari orang tuenye. Ape habar sodare ajak semuenye?”. “Beli panci di took melati, melati dipetik diwadahi kain goni. Terima kasih MC, besok Pak Bupati buati lagi kegiatan yang gimane gini”.

Saat menutup sambutan, Bupati Tamba juga menyampaikan pantun. “Pisang ketip bunge melati, kapur barus bermerk nostalgia. Pak Bupati titip, Loloan harus bahagia”. “Ikan tenggirian, burung cendrawasih. Cukup sekian, terima kasih”.

Dalam sambutannya, Bupati Nengah Tamba mengapresiasi kegiatan halal bi halal tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat luar biasa. “Ternyata yang melaksanakan kegiatan ini anak-anak muda kita. Ini membanggakan sekali. Ini luar biasa,” tandasnya.

Sementara Ketua Panitia Halal Bi Halal Loloan Bahagia 2022, Galih Firmansyah, mengatakan, dalam kegiatan tersebut digelar sejumlah atraksi budaya khas Loloan. Seperti seni pencak silat, hadrah dan berbalas pantun. Dalam acara Halal Bi Halal yang dipadati masyarakat Loloan Barat dan Loloan Timur tersebut juga digelar nepeng bersama, yakni ngampar nasi pelecing ayam Kampung Loloan. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *