Pelantikan MABI dan Pengurus Gugus Depan Lapas IIB Singaraja

BULELENG – Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Anggota Muda dan Dewasa Made Astika, S.Pd, M.M., yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, mewakil Kakwarcab Buleleng menghadiri perkemahan satu hari (Persari) dan pengukuhan Gugus Depan (Gudep) Lapas Kelas II B Singaraja di Lapas Singaraja, Rabu (15/12/2021).

Dalam sambutannya yang dibacakan Made Astika, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan peresmian Gugus Depan dan Pelantikan Majelis Pembimbing serta Pembina Gugus Depan Pangkalan Lapas Kelas IIB Singaraja. Hal ini merupakan momentum luar biasa dari Lembaga Permasyarakatan yang memberikan kepercayaan kepada Gerakan Pramuka untuk memberikan pendidikan karakter kepada warga binaan Lapas.

Sebagaimana diketahui, Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan nonformal merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur, memiliki kecerdasan dan keterampilan yang tinggi, sehat jasmani serta bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya pelantikan dan pengukuhan pengurus majelis dan pengurus gugus depan tentu mampu menggerakkan peran dan fungsi serta betul-betul diberdayakan dalam rangka mempercepat revitalisasi Gerakan Pramuka.

Pelantikan dan pengukuhan secara resmi oleh Waka Kwarcab Astika terhadap Kalapas II B Singaraja Mut Zaini, A.Md.I P., S.Sos., M.Si sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan Gerakan Pramuka yang berpangkalan di Lapas IIB Singaraja.

“Semoga kedepan melalui momentun pengukuhan dan pelantikan pengurus depan ini akan memberikan semangat baru, sekaligus mengingatkan kembali tentang tugas dan tanggung jawab kita bersama terhadap kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Buleleng, guna meningkatkan SDM generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tuntutan perkembangan jaman untuk mewujudkan Kabupaten Buleleng yang semakin maju dan sejahtera,” ungkap Zaini.

Menurut Kepala Lapas Singaraja Mut Zaini, pendidikan kepramukaan untuk warga binaan sangat penting di dalam memacu dan mendukung pembentukan karakter, terlebih lagi didukung dengan anggaran khusus dari pemerintah.

“Dengan kependidikan kepramukaan meskipun pendidikan nonformal ini sangat penting, tapi yang paling fenomenal di Provinsi Bali ini, karena ini embrio dari pembentukan Gugus Depan di Lapas dan sangat supporting oleh kakak-kakak dari cabang dan ranting bahkan dari Pusdiklat sangat mendukung sekali dengan kegiatan ini yang mendasari juga adanya pendidikan nonformal kepramukaan yang dianggarkan pemerintah,” papar Zaini.

Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali, I Nyoman Mudana, usai pengukuhan Gugus Depan Lapas Singaraja mengakui, pembinaan kepada warga binaan melalui kegiatan Pramuka memberikan hasil yang optimal untuk mengembalikan jati diri warga binaan tersebut. Bahkan nantinya pola tersebut diharapkan dapat dilakukan Lembaga Pemasyarakatan se-Bali.

“Jadi saya sangat antusias, sangat ingin di semua UPT pemasyarakatan itu ada Gerakan Pramuka ini. Jadi kedepan mungkin diawali dari Lapas Singaraja saya informasikan kepada semua UPT bahwa Gerakan Pramuka itu sangat penting dilakukan pembinaan baik untuk pribadi maupun di rohaninya dia,” ungkap Mudana. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *