Gerai Vaksin Polri Polres Buleleng ‘Diserbu’ Ratusan Anak

BULELENG – Gerai Vaksin Polri yang digelar Polres Buleleng di beberapa lokasi, Rabu (15/12), ‘diserbu’ anak-anak. Ratusan anak sangat antusias untuk mengikuti vaksinasi.

Seperti diketahui, pemerintah mengijinkan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 sampai dengan 11 tahun sesuai dengan Inmendagri Nomor : 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid- 19 menjelang Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan ketentuan vaksinasi telah mencapai sasaran 70 % dan 60 % lansia di wilayah kabupaten/kota.

Menindaklanjuti Inmendagri tersebut, Polres Buleleng melalui Poliklinik Pratama Polres Buleleng melaksanakan Gerai Vaksin Polri di beberapa tempat di antaranya di wilayah Kubutambahan, Desa Jinengdalem Buleleng dan di Gedung Ananta Wijaya Polres Buleleng. Gerai Vaksin Polri tersebut untuk memberikan vaksin terhadap anak-anak yang berumur 6 sampai dengan 11 tahun.

Vaksin yang disediakan adalah vaksin Sinovac dengan dosis I. Untuk di wilayah Kubutambahan anak-anak yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin sebanyak 761 orang. Namun, yang tervaksin sebanyak 568 orang. Sedangkan 193 orang tidak bisa divaksin karena mengalami gangguan kesehatan.

Sedangkan vaksinasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar I Jinengdalem, tervaksin sebanyak 70 orang dengan menggunakan dosis I. Jumlah vaksin yang digunakan sebanyak 35 vial serta vaksin yang dipergunakan adalah vaksin Sinovac.
Untuk di Gedung Ananta Wijaya Polres Buleleng sebanyak 101 anak mendapatkan vaksin Sinovac. Sedangkan 1 orang anak tidak dapat divaksin karena mengalami gangguan kesehatan.

Tim Vaksinator Polres Buleleng dipimpin langsung Kepala Seksi Kesehatan Klinik Pratama Polres Buleleng, dr. Metri Devi, dengan tim vaksinator sebanyak 23 orang. Pelaksanaan vaksinasi dipantau langsung Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K., S.H., M.Si.

Kapolres Buleleng menyampaikan, tujuan vaksinasi anak umur 6-11 tahun ini, disamping untuk menindaklanjuti Inmendagri juga bertujuan mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang berinteraksi. Juga meminimalisir penularan Covid-19 di sekolah/satuan pendidikan, dan agar anak-anak dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka serta mempercepat tercapainya herd immunity.

“Namun demikian setelah dilakukan vaksin tahap I, diharapkan kepada anak-anak jangan abai terhadap prokes Covid-19. Tetap patuh dan taat terhadap pelaksanaan prokes Covid-19, terutama memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjauhi kerumunan dan menjaga jarak,” ujar Kapolres AKBP Andrian P. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *