BULELENG – Presiden Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB), Ketut Wiratmaja, menjadi calon kuat Ketua Umum KONI Buleleng periode 2021-2025. Pengurus KONI Buleleng saat ini dibawah kepemimpinan Nyoman Artha Widnyana juga menjagokan Ketut Wiratmaja untuk pengganti posisinya.
Artha Widnyana sendiri sudah dua periode menjadi Ketua Umum KONI Buleleng. Karena itu, ia tidak mungkin mencalonkan lagi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Buleleng yang rencananya digelar pada 22 Desember 2021 mendatang di Hotel Banyualit, Lovina, Singaraja.
“Berdasarkan aspirasi dari beberapa teman dan rekomendasi dari pengurus kita ingin mendorong Bapak Ketut Wiratmaja, SH, sebagai bakal calon,” kata Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Artha Adnyana, dalam acara Buleleng “Bincang Santai “Tetap Berprestasi di Masa Pandemi” yang digelar di Wantilan KONI Buleleng Kompleks Bhuwana Patra Singaraja, Minggu (12/12/2021).
Menurut Artha Adnyana, pergantian ketua umum merupakan hal biasa. Dalam AD/ART KONI, setiap wajib melaksanakan musyawarah. “Saya sudah dua periode, tidak mungkin mencalonkan lagi.
Mengapa pengurus KONI Buleleng sekarang merekomendasikan Ketut Wiratmaja? Menurut Artha Adnyana, harus dipahami bahwa anggaran untuk KONI Buleleng, bahwa KONI di daerah lain di Bali, 90 persen bertumpu kepada APBD. Peran swasta hamper tidak ada dalam pendanaan KONI. Oleh karena itu, KONI Buleleng mendatang perlu figur bisa menjaga hubungan harmonis dengan pimpinan Buleleng.
“Bahwa ke depan harus KONI Buleleng harus menjaga hubungan harmonis dengan pemda. Karena itu kita ingin mencari figur yang punya akses dengan pimpinan daerah. Tanpa mengecilkan figur-fgur yanglain. Di samping itu saya belum dengar munculnya figur-figur yang lain. Silahkan saja (kalua ada-red). Kita tidak boleh mengekang,” ujar Direktur Yeh Buleleng ini.
Menurutnya, pihaknya tidak mengebiri hak-hak demokrasi. Siapapun yang ingin menjadi calon ketua umum KONI Buleleng dipersilahkan. “Bagi kami tetap terbuka calon lain yang akan berkompetisi nanti di Musorkab. Silahkan,” tambahnya.
Dikatakan, Musorkab KONI Buleleng akan diikuti utusan dari 43 pengurus kabupaten (Pengkab) olahraga, masing-masing 2 orang yakni ketua dan sekretaris, termasuk Koordinator KONI Kecamatan sebagai peninjau. Pada Musorkab, selain memilih Ketua Umum KONI Buleleng periode tahun 2021/2025, juga membahas pertangungjawaban pengurus sebelumnya serta program kerja kedepan.
Di lain pihak, Arta Widnyana menjelaskan, selama menjadi Ketua Umum KONI Buleleng, pihaknya telah berupaya melakukan pembinaan dan mengembangkan olahraga di Buleleng secara maksimal. Meskipun prestasi olahraga Buleleng di tingkat regional Bali, masih dibawah Badung dan Denpasar. Namun, prestasi olahraga Buleleng terus meningkat. Pada Porprov Bali tahun 2019 di Tabanan, kontingen Buleleng meraih peringkat III dengan 55 medali emas, 52 perak dan 80 medali perunggu.
Ia juga cukup bangga atas prestasi yang diraih atlet Buleleng pada PON di Papua belum lama ini, yakni dengan menyabet 3 emas, 5 perak dan 10 medali perunggu. “Saya bangga juga atas prestasi yang ditunjukkan atet panjat tebing Bali asal Buleleng yakni Desak Made Rita meraih peringkat IV dunia pada Olimpiade di Swiss yang kini menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Jakarta,” paparnya. (bs)

