BULELENG – Pengurus baru Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng resmi dilantik oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, SH, di Gedung Laksmi Graha Singaraja, Senin (30/9/2024). Para generasi milenial yang tergabung di BMI Buleleng diminta ikut berjuang memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, serta paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diusung PDI Perjuangan.
Hadir dalam pelantikan tersebut calon Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra,Sp.OG, serta berbagai komunitas anak-anak muda di Kabupaten Buleleng.
Supit, demikian sapaan akrab Gede Supriatna, dalam sambutannya mengaku bahagia karena pengurus BMI Buleleng yang baru bisa dilantik. Sebab, sebelumnya, di tubuh BMI Buleleng ada dinamika, yakni ketika Ketua BMI Buleleng saat itu, dr. Ketut Sedana Putra alias dr. Caput, mengundurkan diri.
Ia bahagia, meskipun sempat terjadi dinamika, dalam beberapa bulan saja pengurus baru BMI Buleleng bisa terbentuk. “Ini yang dilantik benar-benar fresh semua. Wajah baru semua. Dan benar-benar menggambarkan Banteng Muda Indonesia, karena isinya benar-benar muda. Ini sangat menggembirakan,” ujar Supit.
Calon Wakil Bupati Buleleng yang mendampingi dr. Sutjidra ini menegaskan, dengan dilantiknya pengurus baru BMI Buleleng menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah kehabisan kader. “Mati satu tumbuh seribu. Hilang 1.000, datang 1 juta,” tandasnya.
Supit yang juga mantan Ketua DPRD Buleleng ini mengatakan, dengan pengurus yang merupakan wajah baru, dan semangat baru, tentu harus ada kreativitas-kreativitas yang baru juga. Menurutnya, zaman sudah berubah, tentu juga anggota BMI Buleleng harus memetakan, dan mengikuti perubahan-perubahan yang ada di masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai sebuah partai, PDI Perjuangan mempunyai karakteristik. Yakni gotong-royong, merdeka, mandiri, demokratis, pantang menyerah dan progresif revolusioner. “Ini yang harus kalian ketahuan. Itulah karakter PDI perjuangan,” tegas Supit.
Menurutnya,salah satu yang harus dimiliki oleh anggota BMI Buleleng adala karakter progresif revolusioner, yang berarti anggota BMI Buleleng harus menjadi kader-kader yang kreatif.
“Saya harap ke depan, Anda semua bisa menampakkan wajah kepartaian yang jelas sesuai dengan karakteristik sebagai anak muda. Serta bisa membantu dewan pimpinan partai dalam menjalankan tugas-tugasnya, khususnya untuk melakukan pendekatan-pendekatan kepada basis-basis anak muda,” tambahnya.
Supit juga mengingatkan bahwa dalam Pilkada Serentak 2024 saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. “Saya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng berharap ada kontribusi yang nyata dari anggota BMI Buleleng untuk bisa meraup suara dari anak-anak muda,” harapnya.
Dalam susunan kepengurusan BMI Buleleng yang baru, sebagai ketua Anak Agung Ketut Widia Putra, sekretaris dr. I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, dan bendahara Dewa Gede Krisna Maha Putra. Jumlah total pengurus sebanyak 25 orang.
Sementara Ketua BMI Buleleng Anak Agung Ketut Widia Putra mengatakan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menggaet suara anak muda. Tim itu akan bergerak di media sosial. Selain itu, BMI Buleleng juga merangkul sejumlah komunitas hingga sekaa teruna yang ada di banjar.
“Kami di BMI, sudah mengambil bagian di peperangan udara. Kami siapkan tim sosmed dan sudah bergerak,” jelas pemuda yang akrab dipanggil Jung Putra ini. (bs)

