Polres Buleleng Siapkan 334 Personel Pengamanan Perayaan Idul Fitri

BULELENG – Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat pelaksanaan perayaan raya Idul Fitri 1443/H tahun 2022, Polres Buleleng menyiapkan personel. Persiapan pengamanan dimulai dengan dilakukannya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 di Lapangan Apel Mapolres Buleleng yang dipimpin Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Jumat (22/4/2022). Apel juga diikuti instansi terkait, termasuk unsur pam swakarsa.

Operasi Ketupat Agung 2022 kali ini mengambil tema “Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat-2022”, Wujud Sinergi Polri dengan Instansi Terkait untuk Menjamin Masyarakat Aman dan Sehat dalam Perayaan Iduf Fitri 1443 H/2022”.

Pimpinan apel dr. Nyoman Sutjidra yang juga Wakil Bupati Buleleng menyampaikan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus di antisipasi antara lain, ancaman terorisme, premanisme, aksi sweeping oleh ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok, antrean dan kelangkaan BBM, kejahatan konvensial, penyakit masyarakat, konflik buruh terkait THR, balap liar, penyalahgunaan narkoba, petasan, perkelahian antarkelompok/antarkampung, aksi perusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang berpotensi menyebabkan penulran Covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim hujan.

“Oleh karena itu, Operasi Ketupat Agung 2022 harus dilaksanakan secara optimal. Perjalanan mudik maupun balik berjalan lancar, aman dan sehat. Kejahatan dan gangguan Kamtibmas sekecil apapun harus dicegah dan diantisipasi,” ucapnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Buleleng juga menyampaikan, untuk pemudik diharapkan sudah melaksanakan vaksin minimal dua kali, bahkan sudah booster. Bagi pemudik yang saat mudik diketemukan belum melaksanakan vaksin dua kali atau booster, bisa mendapatkannya di pos-pos pelayanan yang sudah disediakan.

Sedangkan Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan, untuk pengamanan menyambut hari raya Idul Fitri telah diseprinkan personel sebanyak 334 ditambah dengan unsur instansi terkait termasuk pengamanan dari pam swakarsa.

“Sudah ada dua pos pengamanan yang disediakan dan ditempatkan di simpang Banyuasri dan di Eks Pelabuhan Buleleng, yang nantinya di pos tersebut ditempatkan personel gabungan terdiri dari TNI/Polri, dan instansi terkait serta dari pam swakarsa,” imbuhnya.

Begitu juga saat pengamanan sholat Ied, melibatkan unsur pam swakarsa seperti Banser dan pecalang. Ini menunjukkan bukti toleransi umat beragama di Buleleng sangat harmonis dan saling menghargai. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *