BULELENG – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Forki Buleleng berhasil menempati posisi ketiga pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 yang digelar di GOR Lila Bhuana pada 5–7 Juli 2026. Dalam kejuaraan tersebut, Forki Buleleng mengoleksi total 30 medali yang terdiri dari 6 emas, 12 perak, dan 12 perunggu.
Capaian ini menempatkan Forki Buleleng berada di bawah Forki Forki Kota Denpasar yang menjadi juara umum, serta Forki Forki Kabupaten Badung di posisi kedua. Meski demikian, hasil tersebut tetap menunjukkan konsistensi Buleleng sebagai salah satu kekuatan karate di Bali.
Koordinator Forki Buleleng pada Porjar Bali 2026, I Ketut Subagia, S.Pd.Gr., mengatakan seluruh atlet, pelatih, dan official telah berjuang maksimal selama pertandingan. Namun ketatnya persaingan tahun ini membuat Forki Buleleng belum mampu mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya diraih tiga kali berturut-turut.
“Kami sudah berjuang maksimal. Persaingan tahun ini sangat ketat dan perkembangan karate di Bali juga semakin merata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Forki Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG., yang akrab disapa “Caput”, tetap mengapresiasi capaian para atlet. Ia menyebut raihan 30 medali dari 44 atlet yang diturunkan merupakan hasil yang membanggakan meski belum sesuai target awal.
“Dengan 44 atlet dan 10 pelatih/official, kami berhasil mengumpulkan 30 medali. Ini tetap capaian yang membanggakan, namun tentu akan menjadi bahan evaluasi ke depan,” katanya.
Ia menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh agar pembinaan atlet semakin baik dan Forki Buleleng dapat kembali bersaing di posisi teratas pada event berikutnya.
Adapun peraih medali emas Forki Buleleng adalah Ni Putu Shamita Padmalaya, Kadek Ariska Cantika Dinata, dan Ni Kadek Hening Galih Sundari pada Kata Beregu SD Putri; Ketut Kenzo Abi Prasaja, Komang Ghiyan Abhiseva Jeni, dan Nyoman Wisnu Widya Wikananda pada Kata Beregu SD Putra; serta Made Dhina Aprillia Putri, Yosefa Bakhita Do Espirito Santo Moniz, dan Kadek Elvira Arista Jeni pada Kata Beregu SMA Putri. Medali emas lainnya diraih Ketut Kenzo Abi Prasaja pada Kumite +56 Kg SD Putra, Gede Adi Mahardika pada Kumite -61 Kg SMA Putra, dan I Gusti Komang Arya Wiragandi pada Kumite -76 Kg SMA Putra.
Untuk medali perak diraih antara lain oleh Kadek Ariska Candra Dinata (Kata Perorangan SD Putri), Ni Kadek Renia Sophia Putri (Kata Perorangan SMA Putri), serta beberapa atlet pada nomor kata beregu dan kumite dari jenjang SD hingga SMA seperti Ketut Pandu Adistanaya, I Komang Purwa Sanjaya, I Made Bagus Ari Dwipayana, Gede Sudarma Frans Putra, hingga Kadek Sathya Arya Udayana.
Sementara medali perunggu diraih Gusti Ayu Komang Cahaya Wulandari, I Made Dendy Prawiranata, serta sejumlah atlet lainnya pada nomor kata dan kumite dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, termasuk Luh Adisty Davina Wandara, Nyoman Aptha Deannarendra Buje, Komang Beri Meilani, hingga Made Teguh Angga Putrawan. (bs)

