BULELENG – Kepala Kantor Kemenag Buleleng, I Gede Sumarawan, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, Lewa Karma, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penerapan Pembelajaran Terdiferensiasi untuk Mendukung Implementasi Deep Learning dengan Platform Alef Education.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru madrasah dalam menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Dalam sambutannya, Kasi Pendis Lewa Karma menyampaikan kondisi madrasah di Buleleng dan pentingnya para guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan bermakna.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Alef Education dan diikuti oleh 94 orang guru madrasah dari Kabupaten Buleleng. Kegiatan berlangsung di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng pada Kamis, 23 Oktober 2025. Melalui pelatihan ini diharapkan para guru dapat memanfaatkan platform Alef untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan berorientasi pada prinsip deep learning.
Sejak November 2020, Alef Education menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia yang memberikan akses platform pembelajaran digital kami kepada madrasah-madrasah di Indonesia.
Dimulai dengan Hibah tersebut memberikan akses kepada hingga 500.000 siswa kelas 7 di madrasah di Indonesia, dimulai bulan Juli tahun 2021, yang juga merupakan awal tahun ajaran mereka. Ekspansi ini merupakan bagian dari rencana pertumbuhan global Alef Education, dengan Indonesia menjadi pintu masuk di Asia.
Diketahui bahwa madrasah adalah satuan pendidikan formal dalam binaan Kementerian Agama yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan kekhasan Agama Islam. Madrasah-madrasah ini menyajikan tidak hanya mata pelajaran agama Islam, melainkan mata pelajaran umum.
Dalam rangka mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat Berkelas Dunia, Kementerian Agama bekerja sama dengan Alef Education untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika dan kemampuan siswa dengan mengakses platform pembelajaran digital bertenaga AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.
Selain meningkatnya hasil belajar Matematika, diharapkan melalui digitalisasi pendidikan motivasi siswa untuk belajar secara keseluruhan juga lebih baik melalui kerja sama antara Alef Education dan Kementerian Agama hingga kabupaten/kota.
Lewa Karma menyambut baik fasilitas dari Alef Education sekaligus memotivasi guru madrasah di Buleleng untuk belajar pengalaman lebih banyak, sehingga bis amemberikan impact yang positif dan inovatif kepada anak didik.
“Pelatihan dan pendampingan, semoga bisa terus berlanjut dan memberikan ruang belajar bagi guru madrasah di Buleleng hingga mendatang untuk mendukung prestasi anak didik di Buleleng, ” jelas Lewa. (bs)

