BULELENG – Langkah progresif dalam menyongsong kepengurusan baru, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Buleleng menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) XXX, bertempat di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Buleleng,18-19 Oktober 2025.
MPAB XXX dibuka oleh Sekretaris Pimpinan Daerah KMHDI Bali Ni Ketut Arianingsih, S.Si., yang mewakili Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Bali. MPAB XXX PC KMHDI Buleleng diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari universitas yang ada di Kabupaten Buleleng yang akan menerima 5 materi selama proses MPAB.
Ketua Pimpinan Cabang KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti, menyampaikan ucapan trimakasih kepada Ketua DPRD Buleleng telah memberikan fasilitas ruang untuk berkegiatan. Ia berharap kepada para calon kader dapat mengikuti seluruh tahapan dan dapat menjadi kader yang militan.
“Saya selaku ketua berharap para peserta tidak hanya mengenal apa itu KMHDI secara struktural, tetapi juga memahami makna filosofis setiap perjuangan kader Hindu. Saya harap teman-teman menyelesaikan apa yang sudah mulai dan bisa bekerja sama untuk ke depannya. Menjadikan PC Buleleng ini sebagai rumah untuk berkembang dan berproses,” ucapnya.
Ketut Arianingsih mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pengurus PC KMHDI Buleleng yang mana di awal kepengurusan sudah melaksanakan MPAB. MPAB merupakan tahapan awal dalam mengikuti organisasi KMHDI.
“Kami selaku pimpinan daerah mengapresiasi langkah awal yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang KMHDI Buleleng yang mana di awal kepengurusan sudah melaksanakan MPAB, yang menjadi penanda langkah awal kepengurusan,” kata sosok yang biasa dipanggil Tut Arik ini.
Tut Arik menambahkan MPAB merupakan gerbang awal mengenal lebih dalam KMHDI, implementasi nilai-nilai Purwaka, melanjutkan kaderisasi berikutnya KT1, KT2, DMO, TOT. KMHDI menjadi mitra strategi dan mitra kritis pemerintah.
“Didalam MPAB ada materi-materi yang menjadi dasar untuk memahami KMHDI. Setelah itu ada tahapan-tahapan untuk menjadi seorang kader yang militan di KMHDI,” pungkas Tut Arik. (bs)

