Sepanjang 2024, 33 Orang Meninggal Dunia di Bali Akibat Bencana 

DENPASAR – Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 39 kejadian bencana di wilayah Bali. Rinciannya meliputi 18 kejadian bencana cuaca ekstrem, 12 kejadian kebakaran hutan dan lahan, 6 kejadian kebakaran gedung dan permukiman, 2 kejadian banjir, serta 1 kejadian gempa bumi. 

“Dari seluruh kejadian tersebut, bencana cuaca ekstrem mendominasi jumlah kejadian selama tahun 2024 ini,” ujar Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Dr. I Made Rentin, dalam rilis akhir tahun, Selasa (31/12/2024). Informasi lebih detail bisa dibaca di https://online.fliphtml5.com/bevjk/dsdn/

Menurutnya, dampak dari kejadian tersebut 33 orang meninggal dunia, dan 21 orang luka-luka. Juga kebakaran hutan dan lahan seluas 295,33 hektar, serta 398 unit bangunan rusak. Total kerusakan yang ditimbulkan lebih dari Rp 11 miliar.

Dr. Rentin menyebutkan, BPBD Provinsi Bali telah melakukan langkah mitigasi dengan mendistribusikan 2.448 paket/barang ke kabupaten/kota sepanjang tahun 2024, penyaluran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi korban bencana/musibah senilai lebih dari Rp 7 miliar ke tujuh kabupaten/kota di Bali.

“Tahun 2024 masih menjadi tahun yang penuh tantangan dalam penanggulangan bencana di Provinsi Bali. BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten/Kota se-Bali serta instansi terkait terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam menyelenggarakan kegiatan penanggulangan bencana. Dengan dukungan semua pihak diharapkan Bali semakin tangguh dalam menghadapi bencana,” tandas Dr. Rentin. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *