BULELENG – Dalam melanjutkan roda kepemimpinan, Konfercab VIII Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Buleleng 2026 digelar pada Minggu, 21 Juni 2026.
Acara dilaksanakan di Azana Style Hotel, Jalan Sudirman Nomor 11, Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, dengan tajuk “Meneguhkan Peran Kepemimpinan Perempuan yang Beradab dan Progresif dalam Menjaga Marwah Organisasi dan NKRI”.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, membuka acara tersebut. Ia menyambut baik konfercab sebagai momentum evaluasi, penyusunan program kerja, serta sinergi dengan pemerintah mulai dari stunting, isu lingkungan dan pendidikan.
“Saya meyakini organisasi kemasyarakatan sangat membantu pemerintah dalam membangun Buleleng,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Bali, Dra. Hj. Any Hani’ah, M.A., juga mengapresiasi penyelenggaraan acara ini sebagai bentuk kepatuhan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muslimat NU.
“Ini PC Muslimat NU Buleleng tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muslimat NU. Setiap lima tahun sekali,” katanya.
Ia menambahkan apresiasi kepada PC Muslimat NU Buleleng sebagai pimpinan cabang yang aktif dan inovatif.
Saat ini terdapat sepuluh Pengurus Anak Cabang, lima puluh tujuh ranting, dan empat puluh sembilan majelis taklim serta delapan binaan Raudlatul Athfal yang tersebar dari kota hingga pelosok desa.
Sebagai wadah perempuan nahdliyin Muslimat NU menjadi ruang tersendiri untuk mengembangkan hal-hal kreatif dan positif.
Adapun dalam pemilihan nanti, seluruh kader yang terlibat harus mampu melihat setiap calon melalui kualitasnya agar membawa marwah organisasi tetap pada hakikatnya.
Sejalan dengan harapan bersama, konfercab ini diharapkan mampu membuat seluruh anggota NU berkembang lebih baik setelah Hj. Rodliyatul Hasanah membawa PC Muslimat NU Buleleng dengan cukup baik. Hal itu dirasakan oleh anggotanya, Sukarti.
“Alhamdulillah, baik. Mengayomi semua anggota dan sigap,” aku Sukarti.
Sebagai anggota, Sukarti berharap pada pergantian kepengurusan konfercab tahun ini, siapa pun yang terpilih nanti adalah yang terbaik dari yang baik. (bs)

