UTBK-SNBT 2026 di Undiksha: Minimalisasi Praktik Perjokian, Hadirkan Inovasi Verifikasi Peserta Berbasis AI

BULELENG – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menghadirkan hal baru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Undiksha menggagas inovasi verifikasi peserta berbasis teknologi untuk memperkuat integritas pelaksanaan ujian.

Melalui Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK), Undiksha mengembangkan dan menerapkan aplikasi VeriUTBK, yaitu sistem pencocokan wajah berbasis kecerdasan artifisial.

Teknologi ini digunakan untuk mencocokkan wajah peserta yang hadir dengan identitas resmi seperti KTP, kartu peserta, serta surat keterangan lulus. Langkah ini diambil sebagai upaya meminimalisasi potensi praktik perjokian dalam pelaksanaan UTBK.

Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT Undiksha, I Ketut Resika Arthana, S.T.,M.Kom menjelaskan inovasi ini merupakan bentuk penguatan sistem pengawasan yang sudah berjalan sebelumnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis untuk memastikan proses seleksi berlangsung jujur dan akuntabel.

Meski demikian, ia menegaskan penggunaan VeriUTBK tidak menggantikan verifikasi manual. Proses pemeriksaan identitas secara langsung oleh pengawas tetap menjadi tahapan utama dan dilaksanakan dengan ketat.

“Verifikasi melalui aplikasi ini hanya sebagai lapisan tambahan. Penerapannya masih terbatas dan dilakukan secara sampling, serta tidak boleh mengganggu jalannya ujian maupun menambah durasi verifikasi,” jelasnya.

Penggunaan VeriUTBK juga dirancang tidak mengganggu kenyamanan peserta, terutama ketika ujian sudah dimulai. Aplikasi ini hanya digunakan jika masih tersedia waktu dalam tahapan verifikasi awal.

Lebih lanjut, Undiksha merancang agar hasil verifikasi digital ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Data tersebut nantinya akan digunakan kembali pada tahap daftar ulang hingga proses perkuliahan, guna memastikan konsistensi identitas mahasiswa.

Dengan inovasi ini, Undiksha berharap dapat memastikan bahwa peserta yang mengikuti ujian, melakukan daftar ulang, hingga menjalani perkuliahan merupakan orang yang sama. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Undiksha dalam menjaga kredibilitas dan integritas seleksi nasional berbasis tes. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *