BULELENG – Dandim 1609/Buleleng Letkol. Inf. Achmad Setyawan Syah, S.Pd, M.I.P, menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan wartawan di Buleleng, di Aula Makodim 1609/Buleleng, pada Jumat (13/3/2026). Bukber menjadi momen membangun sinergitas antara Kodim 1609/Buleleng dengan wartawan di Bumi Panji Saksi ini.
Bukber berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Dandim 1609/Buleleng, Letkol. Inf. Achmad Setyawan Syah mengatakan, buka puasa bersama merupakan forum silaturahmi, mempererat tali pertemanan dan tali silaturahmi.
Ia mengaku, keinginan bertemu dengan wartawan sebenarnya sudah lama sejak awal bertugas di Buleleng. “Sejak lama ingin berkumpul dengan rekan-rekan media. Namun karena masing-masing ada kesibukan, sehingga baru kali ini bisa bertemu. Padahal sudah beberapa kali kita rencanakan, tidak jadi-jadi,” ujar Dandim.
“Pas ketemunya di bulan Ramadhan ini kita kumpul bersama dalam suatu forum untuk silaturahmi dengan melaksanakan buka puasa bersama,” tambahnya.
Dandim menyampaikan terimakasih kepada para wartawan yang selama ini menjadi parner Kodim 1609/Buleleng. ‘Kami berharap kerjasama, sinergitas yang telah terbangun dengan baik selama ini, hendaknya dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi,” harapnya.
Menurut Dandim, wartawan memiliki peran penting, terutama dalam mempublikasikan, menyampaikan informasi kepada masyarakat lewat medianya masing-masing.
Sementara itu, Penasehat PWI Buleleng, Nyoman Suasthawan, mengapresiasi undangan dari Dandim 1609/Buleleng pada acara buka puasa bersama, yang tujuannya meningkatkan persaudaraan dan kebersamaan antara jajaran Kodim dan wartawan.
Menurutnya kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga persatuan, kebersamaan, di tengah kesibukan masing-masing.
“Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin bahkan semakin kuat kedepannya,” tandasnya.
Mantan Ketua PWI Buleleng ini juga menyampaikan bahwa kondisi dunia pers saat ini sedang menghadapi tantangan yang tidak mudah, terutama akibat penurunan bisnis media yang cukup signifikan. Pendapatan dari sektor periklanan maupun pemasaran konten menjadi tantangan serius bagi industri media.
“Kondisi wartawan saat ini tidak sedang baik-baik saja. Bisnis media mengalami penurunan, baik dari sisi periklanan maupun pemasaran konten,” tambahnya.
Mewakili Ketua PWI Buleleng, Suasthawan mengingatkan kepada wartawan, idealisme yang telah tertanam dalam jiwa wartawan tetap terjaga. Begitu juga tetap menjaga integritas profesi di tengah berbagai tantangan. (bs)

