BULELENG – Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih (Ajus Linggih) buka puasa bersama warga Muslim Singaraja di Masjid Kuna/Keramat Singaraja, Selasa (10/3/2026). Dalam dialog, sejumlah warga dari Pemaron mengeluhkan polusi yang dimunculkan oleh PLTGU Pemaron.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum MUI Buleleng, H.B. Ali Musthofa, Ketua PD Muhammadiyah Buleleng, H. Moh. Ali Susanto, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Buleleng, Muhammad Mujib, sejumlah anggota Banser, tokoh masyarakat H. Ahmad Fauzi, Rezza Yunus, serta warga Muslim lainnya.
Dalam sambutannya, Rezza Yunus menyatakan, Ajus Linggih datang untuk bersilaturahmi dengan warga. “Silahkan bapak-bapak dan teman-teman, apa yang ingin disampaikan kepada Ajus Linggih. Silahkan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ajus Linggih menyinggung soal PLTGU Pemaron. Menurutnya, banyak keluhan yang diterimanya. “Kemarin saya dengar dari Rezza, berkali-kali saya di-WA, mengenai PLTGU Pemaron,” katanya.
Ia kemudian bertanya apakah dari peserta buka puasa bersama tersebut ada yang tinggal di Pemaron. Beberapa orang yang hadir mengaku tinggal di Pemaron.
Menurut Ajus Linggih, ia sudah berkali-kali menyampaikan kepada pihak terkait tentang persoalan PLTGU Pemaron. “Bahwa memang di sana itu, seharusnya PLTGU (pembangkit listrik tenaga gas dan uap, red), tapi kebanyakan pakai disel. Yang seharusnya disel itu menjadi cadangan energi tapi malah dipakai menjadi sumber energi utama. Sehingga banyak polusi dan bising,” jelasnya.
Putra dari anggota DPR RI Gede Sumarjaya Linggih ini mengaku sudah beberapa kali menyampaikan kepada pihak terkait, seperti PLN. “Saya sudah berkali-kali ngomong di PLN. apakah sudah ada tindak lanjut. Apakah sudah berkurang bisingnya, apakah polusinya berkurang”? tanyanya.
Seorang warga mengaku hingga Rabu pagi kebisingan masih terdengar. “Kami merasa masih sangat bising. Bahkan bau solarnya masih menyengat,” kata warga tersebut.
Ketika dijelaskan bahwa PLTGU Pemaron dibawah PT Indonesia Power, Ajus Linggih langsung memastikan untuk mendatangkan dirutnya. Kata dia, kebetulan dirut PT Indonesia Power adalah temannya dan ingin berlibur ke Bali.
“Nanti saya ajak sekalian ke PLTGU Pemaron, untuk melihat dan menyelesaikan keluhan warga ini,” tegas Ajus Linggih yang juga Ketua HIPMI Bali ini. (bs)

