BULELENG – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Huda Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam puncak acara World Cleanup Day yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini dipusatkan di Sungai/Tukad Saba, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”, pada Jumat, 19 September 2025.
Bupati dan Wakil Bupati Buleleng bersama jajaran Forkopimda serta ratusan peserta dari berbagai OPD, sekolah, perguruan tinggi, komunitas pecinta lingkungan, Bersih Bersih Bali, hingga relawan Green Corps, hadir mengikuti apel pembukaan yang dipusatkan di lokasi utama kegiatan.
Siswa-siswi MI Al Huda Pengastulan, mulai kelas 1 sampai 6 didampingi oleh para guru, tampak antusias membersihkan area sekitar muara sungai. Mereka berbaur dengan ratusan peserta lain dari berbagai instansi, menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan.
Kepala Madrasah MI Al Huda Pengastulan, Nunuk Ikhtiarini, M.Pd, menyatakan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan di sekolah.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini pada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga pelajaran langsung tentang tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di kalangan pendidikan.
Keikutsertaan MI Al Huda diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam, dimulai dari lingkungan terdekat.
Kegiatan World Cleanup Day ini berhasil mengumpulkan sampah, terutama plastik, yang mengotori area muara sungai dan pinggir pantai. Aksi ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air yang vital. (bs)

