DENPASAR – Cuaca ekstrem yang terjadi di Bali pada Jumat (10/1/2025) menyebabkan bencana alam di beberapa kabupaten/kota. Di antaranya tanah longsor di Jembrana dan Buleleng, hingga banjir di Denpasar.
Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Dr. I Made Rentin, menjelaskan, tanah longsor terjadi di dua titik, yaitu satu titik di Kabupaten Jembrana dan satu titik di Kabupaten Buleleng. Nilai kerusakan yang ditimbulkan mencapai 65 juta rupiah.
Selain itu, juga terjadi jalan putus di satu titik di Kabupaten Karangasem. Sementara pelinggih roboh terjadi di satu titik di Kabupaten Buleleng. Nilai kerusakan yang ditimbulkan mencapai 2 juta rupiah.
Dr. Rentin juga menerangkan, banjir terjadi di satu titik di Kota Denpasar yang menyebabkan 5 rumah warga terendam air. “Banjir ini sudah ditangani dan nihil korban jiwa atau luka,” jelasnya.
Bencana lainnya, yakni pohon tumbang terjadi di lima titik. Masing-masing satu titik di Kabupaten Tabanan, dua titik di Kabupaten Gianyar, satu titik di Kabupaten Karangasem dan satu titik di Kabupaten Badung. Nilai kerusakan yang ditimbulkan mencapai 18 juta rupiah. (bs)


