Pohon Tumbang di Desa Plaga, Petang Telan Satu Korban Jiwa

BADUNG – Angin kencang terjadi di wilayah Badung Utara, Rabu (13/3/2024) sekira pukul 12.00 WITA menyebabkan sebuah pohon tumbang. Pohon tersebut menimpa satu warga dari Desa Tejakula, Buleleng yang melintas di wilayah Banjar Kiadan, Desa Plaga, Kecamatan Petang, Badung sehingga meninggal dunia. Korban dievakuasi ke Puskesmas Petang.

Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Dr. Made Rentin, dalam rilisnya menjelaskan, selain bencana alam di Badung Utara tersebut, pohon tumbang juga terjadi di Banjar Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada pukul 14.45 Wita.

Pohon jenis kayu Tengulun berdiameter 80 cm itu menimpa mobil Grand Vitara warna putih dengan plat DK 174 YU. Pohon menimpa bagian atas mobil saat melintas dan mengalami ringsek pada bagian atas.

“Pengendara mobil Ketut Catur dari Banjar Dinas Delod Margi, Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng tidak mengalami luka-luka. Hanya mengalami shock karena kejadian tersebut. Kemudian TRC Regu III melaksanakan penanganan sampai selesai. Kerugian belum dapat diperkirakan,” jelas Dr. Rentin.

Sementara itu di Banjar Bungbungan, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, sandaran tembok jebol diterjang tanah longsor. Akibatnya, tembok merajan milik warga I Wayan Surika (70) roboh. Selain itu, sanggah penunggu karang roboh karena tanah dan pondasi di bawahnya tergerus. Itu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan keadaan tanah yang labil. Ukuran tembok yang roboh dengan panjang 13 meter dan tinggi 2 meter.

Di Banjar Kaleran Kaja, Desa Yehembang, Jembrana, senderan jalan jebol karena hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi tanah yang labil. Senderan yang jebol tersebut, dengan ukuran tinggi 10 meter dan panjang 6 meter. Jalan ini merupakan satu-satunya penghubung antara Banjar Bungbungan dengan Banjar Kaleran Kaja.

Masih di Kabupaten Jembrana, tepatnya di Banjar Nusasari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya terjadi pohon tumbang diakibatkan angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa, 12 Maret 2024 sore. Pohon tersebut tumbang menutupi sebagian badan jalan.

Sementara itu, terkadi tembok penyengker roboh di SD Negeri 1 Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, akibat hujan dengan intensitas tinggi serta pondasi yang kurang kokoh, serta tidak ada saluran pembuangan air. Tembok yang roboh ukuran panjang 18 meter dan tinggi 1,5 meter.

Di Br. Dinas Bingin, Desa Datah, Kecamatan Abang pohon jenis Santen dengan diameter 40 cm dan panjang 10 meter tumbang. Pusdalop PB BPBD mengarahkan Tim TRC BPBD Karangasem menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan. Pohon tersebut sudah dapat ditangani dan akses jalan sudah kembali normal.

Pohon tumbang juga terjadi di Lingkungan Taman I, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Karangasem. Informasi dari guru sekolah, Ratna, pohon jenis Gempinis dengan diameter 40 cm dan panjang 10 meter yang berada di halaman sekolah tersebut tumbang sehingga menganggu proses giat belajar mengajar. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *