- Bakti Sosial Serangkaian Syiar Pra Musda Ke-10 Muhammadiyah dan Aisyiyah Buleleng
BULELENG – Seorang anak dari warga Hindu (Bali) ikut berkhitan dalam acara Khitanan Massal, Donor Darah, dan Cek Kesehatan Gratis yang digelar Muhammadiyah Buleleng di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Singaraja, Sabtu (17/12/2022). Kegiatan tersebut serangkaian syiar pra musyawaraha daerah (Musda) Muhammadiyah yang akan digelar 18 Februari 2023 nanti.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Buleleng, Sudarmo, khitanan massal diikuti 12 anak. Salah satu anak dari warga Hindu. “Walaupun dia Hindu ikut khitan,” jelasnya.
Menurut Sudarmo, anak yang beragama Hindu ikut khitan merupakan putra dari Babinsa Kaliuntu. “Saat saya tanya kenapa beragama Hindu kok ikut khitan. Ternyata orangtuanya di usia 30 tahun dulu juga khitan. Dia mengatakan khitan itu baik untuk Kesehatan,” paparnya.

Sementara untuk kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Buleleng, kata dia, diikuti 19 orang. Dikatakan, sebenarnya yang mendaftar sebanyak 19 untuk mendonorkan darahnya. Namun, satu orang tidak bisa donor karena tensinya rendah.
Sedangkan untuk cek kesehatan gratis diikuti 50 orang. “Kami batasi 50 orang padahal banyak yang mau daftar. Cek Kesehatan gratis berupa cek ksehatan asam urat, gula darah dan kolesterol. Ini semua kerjasama dengan PMI Buleleng dan AMCF (Asian Moeslem Charity Foundation),” ujar Sudarmo.

Untuk dana kegiatan, tambah dia, merupakan donasi dari warga dan simpatisan Muhammadiyah Buleleng. Juga mendapat bantuan dari AMCF. “AMCF ini bergerak di bidang sosial yang bekerja sama dengan Dinas Sosial,” tandasnya.
Semua kegiatan berjalan lancar. Hanya terdengar jeritan dari setiap anak yang dikhitan. Pelaksanaan khitanan dilakukan dr. Rizani, yang juga pengurus PD Muhammadiyah Buleleng. (bs)

