WABUP SUIASA HADIRI BULAN BUNG KARNO DI KUTA SELATAN

Tanam Pohon Cemara Udang di Pesisir Timur Pantai Tanjung Benoa

MANGUPURA – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri penanaman pohon cemara udang serentak dan bersih-bersih pantai serangkaian Bulan Bung Karno ke-3 tahun 2021 di Tanjung Benoa Kuta Selatan, Senin (21/6/2021). Acara dihadiri DPRD Badung yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya, Kadis Pertanian I Wayan Wijana, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Artha, Lurah Tanjung Benoa Wayan Sudiana, Babinsa, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, PKK Kelurahan dan Desa Adat Tanjung Benoa.

Acara penanaman pohon serentak dan bersih-bersih diawali dengan apel bersama. Usai melakukan penanaman pohon, Wabup Suiasa beserta rombongan melanjutkan peninjauan pembenihan dan pemeliharaan ikan lele di kolam lele yang berlokasi di utara pasar UMKM Tanjung Benoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Badung juga menyempatkan diri untuk memberikan pakan kepada ikan lele tersebut.

Wabup Suiasa mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Tanjung Benoa yang begitu antusias dan suka cita ikut berpartisipasi di tengah pandemi Covid-19 ini. Dalam pencanangan penanaman pohon serentak dan bersih-bersih di seluruh Kabupaten Badung, bulan Juni menjadi aura bagi keteladanan ide-ide dan pemikiran Bung Karno yang diwarisi bagi anak bangsa. “Bulan Juni menjadi bulan yang begitu krusial bagi kita dan Bangsa Indonesia karena hari ini, 21 Juni 1970 wafatnya bung Karno, di bulan Juni ini juga yaitu 1 Juni merupakan hari lahirnya dasar negara kita, yaitu Pancasila,” jelasnya.

Dikatakan, untuk meneladani jiwa kepahlawan Bung Karno, Wabup Suiasa mengajak untuk mengadopsi dan implementasikan apa yang baik dari Bung Karno dan para pahlawan untuk membangun NKRI kedepan agar bangsa ini tetap mempunyai wibawa dan dihargai negara lain. Gerakan gotong-royong dan penanaman pohon serentak di Kabupaten Badung yang telah dicanangkan Bupati dan Gubernur Bali ini juga merupakan wujud bhakti kepada para para pahlawan dan alam beserta lingkungan demi kelestariannya.

“Mari kita membangun Kabupaten Badung dengan semangat berdasarkan semangat gotong- royong. Kami berharap apa yang menjadi semangat gotong-royong yang diwarisi oleh Sang Proklamator bangsa ini selalu dan terus bergelora didalam jiwa kaum melinial dan insan anak bangsa untuk membangun Badung, Bali dan NKRI yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya, atas nama masyarakat Desa Adat Tanjung Benoa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Badung karena telah memilih wilayah pesisir timur pantai Tanjung Benoa menjadi lokasi penanaman pohon dan bersih-bersih sampah pantai secara serentak.

“Mewakili masyarakat Tanjung Benoa, kami sangat mengapresiasi program pemerintah Kabupaten Badung untuk kami sinkronisasikan dengan program-program yang ada di Desa adat Tanjung Benoa untuk kami kolaborasikan agar program pemerintah dapat berjalan seiring dengan baik. Sinergitas ini tentu sangat kami harapkan untuk tetap terjaga untuk membangun Badung kedepan,” imbuhnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *