KESIMAN KERTALANGU LUNCURKAN PROGRAM PADAT KARYA TUNAI SECARA SWAKELOLA

DENPASAR – Wabah virus corona (Covid-19) sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Kondisi ini juga membuat banyak warga masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya karena kehilangan pekerjaan dan dirumahkan oleh perusahan tempat mereka bekerja.

Untuk membantu menambah pendapatan bagi warga yang kehilangan pekerjaan, Desa Kesiman Kertalangu membuat program padat karya tunai secara swakelola bagi warga masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena, mengatakan, Program Padat Karya Tunai secara swakelola ini dilaksanakan dengan penanaman pepaya california bertempat di Subak Kesiman Kertalangu. “Pogram ini untuk memberikan tambahan penghasilan bagi warga masyarakat Desa Kesiman Kertalangu yang kehilangan pekerjaannya,” ungkap Suena.

Menururutnya, kegiatan ini sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Kegiatan itu dipioritaskan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19. Maka dari itu Program Padat Karya Tunai ini diwujudkan melalui ketahanan pangan dengan dilaksanakan penanaman pohon pepaya California sebanyak 300 biji bertempat di Subak Kesiman Kertalangu.

Pemilihan tanaman pepaya, kata Suena, karena pohon pepaya yang cepat panennya, bahkan panennya bisa berkali-kali. Selain itu, kegiatan ini juga akan dijadikan sebagai objek wisata petik buah pepaya. Mengingat lokasi penanaman pepaya ini berada di kawasan objek wisaya edukasi Desa Kesiman Kertalangu.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan warga yang kehilangan pekerjaan dan warga yang tidak memiliki pekerjaan. Saat ini tercatat sebanyak 22 orang mengikuti program Padat Karya Tunai Swakelola ini. Sebelum kegiatan ini berlangsung pihaknya melakukan pendataan siapa warga yang memang membutuhkan untuk mendapat tambahan pendapatan dalam menghadapi wabah Covid-19 ini.

Setelah itu, prosesnya dimulai dari pembersihan lahan, pengolahan dan penanaman. Untuk pemeliharan akan dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Program Padat Karya Tunai. Untuk hasil panen, akan dibagi kepada warga yang tergabung dalam kelompok padat karya tunai, dan warga yang membutuhkan.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, pihaknya berharap bisa membantu perekonomian warga dan memberikan motivasi masyarakat agar tetap produktif di masa pandemi Covid-19. Untuk mendapat tambahan penghasilan, pihaknya juga mengharapkan agar semua warga bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya masing-masing.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, membenarkan, bahwa kegiatan itu salah satu program desa dalam bidang padat karya tunai, yang diutamakan untuk membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaannya. Selaku pembina desa pihaknya selalu memberikan apresiasi dan memberikan dukungan kepada desa dalam membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *