KELURAHAN SUMERTA GELAR SOSIALISASI DAN EDUKASI SASAR KRAMA BANJAR

GUGAH KESADARAN MASYARAKAT TINGKATKAN DISIPLIN TERAPKAN PROKES

DENPASAR – Sebagai upaya keberlanjutan untuk mengugah peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes), Kelurahan Sumerta kembali menggalar sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin protokol kesehatan cegah Covid-19. Kegiatan yang menyasar krama banjar ini digelar di Balai Banjar Ketapian Kaja, serangkaian serah terima prajuru banjar pada Minggu (13/9/2020).

Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin protokol kesehatan cegah Covid-19 di Balai Banjar Ketapian Kaja serangkaian serah terima prajuru banjar pada Minggu (13/9/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriyana, GTPP Covid-19 Kelurahan Sumerta, Satgas Lingkungan/Banjar serta krama Banjar Ketapian Kaja.

Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriyana, di sel-sela kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi dan edukasi penerapan disiplin, serta penegakan hukum protokol kesehatan cegah Covid-19 pada tatanan kehidupan era baru tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 48 Tahun 2020. Dimana, hal ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan pemahaman bagi masyarakat untuk lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Sehingga, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dimaksimalkan.

“Jadi pada intinya kami ingin masyarakat yang saat ini sudah disiplin, agar lebih ditingkatkan lagi, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dioptimalkan, dan kita bersama tetap bisa produktif di masa pandemi covid 19,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan semacam ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga masyarakat dapat terbiasa dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak. “Jadi ini mulai dari diri sendiri, untuk melindungi diri, keluarga dan sesama,” ajak Eka Apriana.

Pihaknya menambahkan, Kelurahan Sumerta bersama GTPP Kelurahan akan terus melaksanakan sosialisasi, monitoring, edukasi dan pemantauan rutin. Sehingga masyarakat tidak sampai lengah. Hal ini mengingat pola persebaran Covid-19 belakangan ini mengalami tren peningkatan. Selain itu, kita harus saling bahu membahu dan daling mengingatkan sesama, sehingga Covid-19 dapat dihindari.

“Jadi mari bersama sama mendukung percepatan penanganan Covid-19, menggunakan masker bukan menghindari denda, tapi melindungi diri dan sesama,” pungkasnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *