BULELENG – Demokrasi, layaknya anyaman bambu, tidak lahir dari satu bilah tunggal. Ia menjadi kokoh karena dirangkai bersama oleh kesadaran, partisipasi, dan suara hati
BULELENG – Demokrasi, layaknya anyaman bambu, tidak lahir dari satu bilah tunggal. Ia menjadi kokoh karena dirangkai bersama oleh kesadaran, partisipasi, dan suara hati