Komisi IV DPRD Buleleng Bersama Disbudpar Dorong Optimalisasi Anggaran Perbaikan Gedung Sasana Budaya

BULELENG – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Nyoman Sukarmen, melakukan kunjungan kerja langsung ke Gedung Sasana Budaya Singaraja, Selasa (26/5/2025).

Kunjungan ini dilakukan guna meninjau secara langsung kondisi fisik bangunan salah satu aset kebudayaan penting milik Pemerintah Kabupaten Buleleng tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi IV disambut langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Buleleng, Drs. Nyoman Wisandika. Nyoman Sukarmen menegaskan bahwa Gedung Sasana Budaya merupakan aset sekaligus ikon daerah yang harus dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, kondisi bangunan saat ini memerlukan sentuhan perbaikan pada beberapa bagian fisik yang dinilai mendesak.

“Bagaimana pun ini adalah aset pemerintah, apalagi sejak awal sudah menjadi icon salah satu aset kita. Harapan kita ke depan, kami di DPRD bersama teman-teman komisi akan mengusulkan dan mendorong agar program perbaikan fisik yang sangat diperlukan ini bisa masuk dalam perencanaan anggaran,” ujar Sukarmen di sela-sela kunjungannya.

Senada dengan hal tersebut, Kadisbudpar Buleleng, Drs. Nyoman Wisandika, membenarkan bahwa kondisi Gedung Sasana Budaya saat ini memang memerlukan perhatian dan rehabilitasi.

Ia menjelaskan bahwa beberapa bagian gedung lama ini, seperti plafon, terpantau sudah mengalami kerusakan atau jebol. Kendati sebelumnya sempat ada perbaikan berskala kecil, kondisi eksisting saat ini menuntut adanya perbaikan yang lebih menyeluruh.

“Memang beginilah kondisinya saat ini, ada plafon yang sudah jebol. Bangunan ini sudah lama, mungkin dulu pernah direhabilitasi tapi kemungkinan hanya kecil-kecil saja. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama karena Sasana Budaya merupakan tempat bersejarah yang sering digunakan untuk pementasan seni budaya masyarakat,” ungkap Nyoman Wisandika.

Wisandika juga menambahkan bahwa kualitas fasilitas di Sasana Budaya sangat memengaruhi kenyamanan pengunjung, terlebih tempat ini kerap menerima kunjungan dari berbagai daerah, seperti rombongan siswa dari SMP 5 Mengwi Badung yang tengah berkunjung ke kawasan Gedung Kesenian Gde Manik, Museum Buleleng, hingga Sasana Budaya.

“Kami tidak ingin tempat pementasan seni ini kondisinya tidak memungkinkan untuk digunakan. Mengingat kunjungan wisatawan dan siswa sangat ramai, fasilitas yang kita berikan tentu harus memadai. Seperti yang disampaikan Pak Ketua Komisi IV, ini menjadi atensi kita bersama. Mudah-mudahan ke depan ada anggaran yang dialokasikan khusus untuk perbaikan dan rehab di Sasana Budaya ini,” harap Kadisbud Buleleng.

Melalui sinergi antara Komisi IV DPRD Buleleng dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, diharapkan usulan penganggaran rehabilitasi Gedung Sasana Budaya dapat dikawal bersama agar aset historis ini kembali representatif dan optimal dalam mendukung pelestarian seni budaya di Kabupaten Buleleng. (bs) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *