12 Atlet Bulutangkis Buleleng Dilepas ke Porjar Bali, Siap Tampil All-Out

BULELENG – Sebanyak 12 atlet bulutangkis Kabupaten Buleleng resmi dilepas untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026 yang akan berlangsung 6-9 Juni mendatang di GOR Wijaya Badminton Hall, Denpasar. Pelepasan atlet dilakukan Ketua Umum PBSI Buleleng Anak Agung Ketut Widya Putra di Jalan Gunung Batur Nomor 5, Singaraja, Minggu (24/5/2026).

Dalam arahannya, Widya Putra memberikan motivasi dan penguatan mental kepada seluruh atlet agar tampil percaya diri dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik selama bertanding di tingkat provinsi.

Menurutnya, Porjar Bali menjadi momentum penting dalam pembinaan sekaligus pembuktian prestasi bulutangkis Buleleng. Selama dua bulan menjalani training center (TC), para atlet disebut telah melewati berbagai proses latihan dan tantangan sebagai bekal menghadapi persaingan dengan atlet kabupaten/kota lain di Bali.

“Adik-adik harus yakin dan memiliki tekad penuh. Yang dihadapi nanti adalah atlet bulutangkis, bukan atlet pedang. Artinya jangan pernah ada rasa menyerah, karena persiapan yang dilakukan semua atlet pada dasarnya sama,” ujar Widya Putra.

Ia menegaskan, selain kesiapan fisik dan teknik, faktor mental bertanding menjadi salah satu penentu utama keberhasilan atlet di lapangan. Karena itu, para atlet diminta tidak terbebani dengan ekspektasi berlebihan dan tetap menikmati pertandingan yang dijalani.

“Jangan terlalu terbebani dengan keinginan yang berlebihan. Nikmati pertandingan dengan segala persiapan yang sudah dilakukan. Jika ekspektasi terlalu tinggi juga tidak baik. Tampilkan kemampuan terbaik dan bertanding all-out agar pertandingan menjadi tontonan yang menarik,” katanya.

Widya Putra juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas istirahat selama pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat berpengaruh terhadap performa atlet saat bertanding.

“Yang utama cukup istirahat, karena kualitas istirahat yang baik akan memberikan stamina yang baik juga,” ujarnya.

Selain itu, seluruh atlet diminta disiplin mengikuti arahan pelatih dan menerapkan strategi yang telah disiapkan selama latihan. Pendampingan pelatih dinilai sangat penting untuk membaca kekuatan lawan serta menentukan pola permainan di lapangan.

Ia mengatakan, seluruh atlet membawa nama besar Kabupaten Buleleng sehingga dibutuhkan komitmen, soliditas, dan semangat juang bersama demi mewujudkan cita-cita menjadikan bulutangkis Buleleng sebagai salah satu kekuatan utama di Bali.

“Di pundak adik-adik ada tanggung jawab besar atas nama daerah Buleleng. Karena itu, tuntaskan perjuangan ini dengan prestasi terbaik. Ingat nama baik Buleleng, ingat paten, tangguh, juara,” tegasnya.

Widya Putra juga mengapresiasi soliditas pengurus, pelatih, serta dukungan berbagai pihak, termasuk pendampingan dari Dinas Pendidikan selama pelaksanaan Porjar Bali berlangsung.

Menutup arahannya, ia meminta seluruh atlet menjaga kekompakan tim dan tetap fokus selama bertanding di ajang Porjar Provinsi Bali.

“Selamat bertanding, selamat berjuang di Porjar Provinsi Bali. Salam olahraga,” pungkasnya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *