Buka Puasa Bersama di Masjid Kuna Keramat, Bupati Sutjidra: Buat Buleleng “Tis”

BULELENG – Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna dan jajaran Forkopimda Buleleng menghadiri Buka Puasa Bersama yang digelar di Masjid Kuna Keramat Singaraja, Kamis (26/2/2026). Bupati Sutjidra mengajak warga Muslim Buleleng ikut membuat bumi Buleleng “tis”.

“Pada kesempatan ini saya, mohon kepada seluruh umat Muslim yang hadir, mari kita jaga terus toleransi kita, saling menghargai, karena sangat krusial sekali. Pang sing orange Buleleng ini bumi panas. Jadi mari buat Buleleng buminya ‘tis’ (adem, dingin, red),” ujarnya.

Bupati Sutjidra menyatakan, sekarang warga Buleleng menyambut hari Raya Idul Fitri, yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. “Tahun ini saling berdekatan. Ada Imlek, ada Idul Fitri, ada Nyepi, dan Paskah juga. Ini luar biasa. Mudah-mudahan bisa kita lalui bersama dengan suasana di Buleleng tetap aman dan kondusif,” harapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa semua warga di Buleleng adalah krama atau semeton Buleleng. Semuanya harus guyub sebagai krama atau semeton Buleleng.

“Saya sering menyampaikan ‘sing ade nak nyame Muslim, nyame selam, nyame Kristen, nyame Bali, nyame Hindu, nyame Cina. Kita semuanya krama Buleleng. Jadi kalau sudah kita menjadi krama Buleleng pasti di mana-mana akan ada keguyuban di sana. Ada rasa solidaritas. Ada rasa persatuan. Kalau sudah begitu, perbedaan yang kecil-kecil itu pasti kita bisa tiadakan. Jadi kita guyub bersama seperti sekarang ini,” jelasnya.

Bupati Sutjidra berjanji akan selalu hadir di tengah-tengah umat Muslim. Apalagi di Kampung Kajanan, warga sangat mendukung. Saat Pilkada Buleleng, pasangan Sutjidra-Supriatna memperoleh suara 82 persen.

Titiyang (saya, red) dan Pak Gede Supriatna pasti akan menjaga amanah yang diberikan kepada kami untuk memimpin Buleleng. Kami akan tetap menjaga bahwa kita semua adalah krama Buleleng. Tidak akan membeda-bedakan. Apakah dia itu orang dari Muslim, Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Cu. Kita semua adalah krama Buleleng,” tegasnya.

Amen di bajang-bajange, di anak-anak muda, kita ini adalah Buldog. Buleleng dogen. Kalau sudah di Badung atau di Denpasar atau di manapun pasti menyampaikan bahwa i rage ni Buldog. Buleleng dogen),” tandasnya.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Kuna Keramat yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Buleleng, Muhammad Mujib, menyampaikan terima kasih, khususnya untuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng yang hadir pada acara buka puasa bersama tersebut.

“Ini untuk kebeberapa kalinya pasangan ini hadir di Masjid Kuna Keramat, saat menjelang pemilihan. Sekarang datang dengan jabatan yang baru. Mudah-mudahan dengan jabatan baru pasangan ini kota Singaraja lebih aman, rakyatnya lebih makmur. dan semua warga Buleleng bisa merasakan kebahagiaan dan dijauhkan dari mara bahaya,” harap Mujib.

Sementara sesepuh masyarakat Kampung Kajanan, H. Abdurahman Said, Lc., juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Buleleng secara bersamaan di acara buka puasa bersama tersebut merupakan sesuatu yang harus disyukuri.

“Selama saya menjadi ketua MUI Buleleng (1996-2020), saya melihat jarang bupati sama wakil bupati datang bersamaan. Biasanya cuma satu saja. Ini berdua, ganda,” katanya.

H. Abdurahman Said mengatakan, kehadiran kedua pimpinan Buleleng tersebut tidak dibuat-buat. Ini memang murni dibangun sejak awal, sebelum keduanya menjabat. Sudah dibangun sedemikian rupa komunikasi dengan komunitas umat Islam.

“Alhamdulillah juga tidak ada maksud apa-apa, murni. Terasa kalau memang ada yang datang murni, ikhlas untuk bersilaturahim, itu terasa. Dan ada yang datang dengan maksud-maksud tertentu terasa juga. Mudah-mudahan, semoga Bapak Bupati dan Wakil Bupati selalu diberikan kekuatan, keikhlasan, kesungguhan untuk membangun Buleleng ini bersama,” harapnya.

Ia merasakan tidak ada warga yang nomor satu atau nomor dua. Semuanya sama. “Kita merasakan, kita merasakan itu. Mungkin kalau hitung-hitungan untung rugi, sedikit sekali. Kalau memang ingin mencari massa, popularitas, sedikit. Tapi beliau berdua Alhamdulillah menyempatkan diri hadir di sela-sela kesibukannya. Kami umat Islam menyampaikan terima kasih,” katanya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *