BADUNG – Dalam semangat silaturahmi pasca Pemilu serta menyambut bulan suci Ramadan, Bawaslu Kabupaten Badung melaksanakan audiensi dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Badung, bertempat di TK Aisyiyah Dalung, Kuta Utara, Rabu (11/2/2026).
Audiensi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan, memperkuat sinergi pengawasan partisipatif, serta membuka ruang kolaborasi program edukasi kepemiluan di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi yang telah terbangun baik sejak Pemilu dan Pemilihan 2024.
“Sejak Pemilu dan Pemilihan 2024 lalu, ‘Aisyiyah Badung selalu aktif mengikuti sosialisasi yang kami laksanakan. bahkan, anggota ‘Aisyiyah pernah menjadi Pengawas TPS di daerahnya masing-masing. Ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung pengawasan partisipatif,” ujarnya.
Rachmat menegaskan bahwa sinergi yang telah terjalin tidak boleh berhenti pada tahapan pemilu semata. “Kolaborasi ini harus terus terjalin. Ke depan, kami membuka ruang untuk berbagai program bersama, seperti podcast edukasi kepemiluan, kegiatan buka puasa bersama atau ngabuburit pengawasan saat Ramadhan, hingga program konsolidasi demokrasi,” tambah Rachmat.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung, Drs. Firman Kurniawan, turut mengapresiasi kerja sama yang telah berjalan selama ini.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terjalin dengan ‘Aisyiyah Badung. Sekretariat siap memfasilitasi berbagai program kolaborasi bersama Bawaslu Kabupaten Badung demi kepentingan lembaga dan masyarakat Badung,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Badung, Zachrolina, B.Sc., S.Pd.I., menyambut baik inisiatif audiensi tersebut.
“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi program yang diajukan Bawaslu Kabupaten Badung. Edukasi kepemiluan penting untuk terus digaungkan, terutama di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga berharap Bawaslu Kabupaten Badung dapat memberikan sosialisasi peraturan kepemiluan kepada para guru dan wali murid TK Aisyiyah. “Kami berharap Bawaslu Badung dapat mensosialisasikan peraturan terkait kepemiluan kepada para guru dan wali murid TK Aisyiyah demi penegakan demokrasi di Kabupaten Badung,” tambahnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua Majelis Hukum dan HAM, Dra. Hj. Sri Indriani Hariati, Sekretaris II Hj. Ima Nurul Hikmah, Bendahara II Hj. Sahida Ranangawati, Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Hj. Ngatminah, serta staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung.
Melalui audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Badung dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Badung semakin solid dalam memperkuat kesadaran hukum, pendidikan demokrasi, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Badung. (bs)

