KARANGASEM – Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Bali melakukan evaluasi satu tahun kepengurusan yang sudah dilakukan Baik melakukan program pendampingan maupun program kerja yang sudah dibuat digelar di Amlapura, Karangasem, 24 -26 Januari 2025 yang juga diisi dengan seminar pelestarian seni “Lestarikan Adat Budaya dan Pelemahan Bali”.
Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang Urusan Agama Hindu, I Wayan Diadnyana, SE, M.Sos, serta dihadiri beberapa pejabat yang ada di Kabupaten Karangasem maupun Pemerintah Provinsi Bali, dan juga perwakilan Kapolda, dan juga perwakilan Kapolres Karangasem.
Dari Ketua PD KMHDI Bali, I Putu Dika Suantara, S.Pd., mengajak generasi muda yang usia berkuliah untuk bergabung di KMHDI ,dan mampu menjadi solusi masalah sosial dan keumatan di bali seperti masalah sampah, macet dan banjir yang ada di Bali.
“Saya selaku pimpinan PD KMHDI Bali berharap senantiasa menjadi mintra strategis dan mitra kritis pemerintah baik itu provinsi, Kementerian Agama, maupun TNI dan Polri serta ikut mengawal masalah keumatan yang terjadi di Bali,” ujarnya.
Kepala Bidang Urusan Agama Hindu I Wayan Diadnyana, SE, M.Sos, menyampaikan KMHDI sebagai wadah generasi muda, mampu menghasilkan generasi unggul dan cerdas, mampu menghasilkan pemimpin masa depan yang unggul.
“UUD 40 Tahun 2009 tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kepemudaan, termasuk hak, tanggung jawab, dan potensi pemuda. UUD 41 Tahun 2006 tentang Peran Organisasi Kepemudaan dan Masyarakat dalam pengawasan prasarana dan sarana kepemudaan dengan dua pasal tersebut menjadi acuan untuk bergerak dalam hal kepemudaan,” ujarnya.
Diadnyana berharap, kedepan PD KMHDI Bali
mampu koordinasi lintas sektoral mencetak generasi yang cerdas sehingga menambah ikut mengawasi dinamika keumatan saat ini.
“PD KMHDI Bali harus mampu berkomunikasi dengan seluruh elemen-elemen untuk mempermudah pengawalan dinamik generasi muda dan keumatan,” pungkasnya. (bs)

