- Banjir Bandang di Tulamben, 8 KK Terisolasi
KARANGASEM – Hujan deras yang mengguyur sepanjang hari dan diikuti oleh angin kencang pada Jumat, 13 Desember 2024, mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang di ruas jalan utama jalan raya Amlapura – Singaraja, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem yang mengakibatkan sebanyak 8 KK dengan 33 orang warga terisolasi karena jembatan yang biasa dilalui terputus.
Selain itu, terjadi tanah longsor di lokasi galian C Sebudi, Selat, Karangasem mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 3 orang luka ringan. Rincian informasi bisa dibaca di https://online.fliphtml5.com/peqfz/cepc/
Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Dr. I Made Rentin, menjelaskan, telah terjadi tanah longsor di lokasi galian C Sebudi yang menyebabkan 1 (satu) orang meninggal dunia, I Kadek Ambara (38 tahun) dan 3 (tiga) orang luka ringan. “Jenazah korban dievakuasi oleh warga di sekitar lokasi dan dibawa ke Puskesmas Selat,” katanya.
Selain itu, kata Dr. Rentin, juga terjadi banjir bandang menerjang ruas jalan utama jalan raya Amlapura – Singaraja, pada Kamis, 12 Desember 2024. Hingga Jumat (13/12/2024), banjir tersebut masih menyisakan endapan material yang mengganggu arus lalu lintas di jalan utama.
BPBD Provinsi Bali, bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Karangasem melakukan pembersihan dan penilaian dampak pasca kejadian.
Selain itu, Satker PJN II Provinsi Bali juga menurunkan unit alat berat berupa loader untuk membersihkan material yang menutupi jalan. “Akibat kejadian tersebut, sebanyak 8 (delapan) KK dengan 33 (tiga puluh tiga) orang warga terisolasi karena jembatan yang biasa dilalui terputus. Kendaraan tidak dapat melewati lokasi tersebut, sehingga akses hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki,” ujar Dr. Rentin. (bs)

