Kampanye JOSS24, Nyonya Sutjidra dan Nyonya Supriatna Selalu Kompak dan Setia Mendampingi Sang Suami

DI balik lelaki hebat, ada perempuan setia yang memberi dorongan. Di balik selalu bersemangatnya Cabup dan Cawabup Buleleng, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna, dalam kampanye ada dua perempuan yang setia dan kompak mendampingi pasangan calon nomor urut 2 ini.

Ya dua perempuan ini selalu mendampingi suami mereka keliling Buleleng untuk berkampanye. Tak kenal lelah, tak kenal capek. Selalu tampil bugar dan penuh ceria. Selalu bersemangat memberikan semangat kepada suaminya.

Kedua perempuan tersebut adalah Ida Ayu Wardani, istri dari Calon Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, dan Kadek Ermawati, istri dari Calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Nyonya Ida Ayu Wardhany dan Nyonya Made Hermawati Diah Pertiwi selalu terlihat kompak, menemani suaminya bertemu masyarakat Buleleng di berbagai pelosok desa.

Kedua perempuan ini tampak begitu akrab, begitu dekat. Sesekali terlihat tertawa bersama, saling memandang ketika di atas panggung ada kejadian lucu. Misalnya saat kampanye JOSS24 di Desa Depeha. 

Saat itu di panggung tampil beberapa penonton yang ngibing. Beberapa penonton membuat gerakan ngibing yang lucu. Kontan Nyonya Sutjidra dan Nyonya Supriatna terpingkal-pingkal. Bahkan sesekali Nyonya Ida Ayu Wardhany memeluk gemes Nyonya Made Hermawati Diah Pertiwi, sambil tertawa.

Kesetiaan menemani suami mereka tak diragukan lagi dari kedua perempuan ini. Bahkan ketika Calon Wakil Bupati Gede Supriatna menerima ajakan ngibing dari penari joget, sang istri, Nyonya Made Hermawati pun menemani ke atas panggung, ikut berjoget.

Dalam memilih setelan busana pun, kedua perempuan ini kompak dengan busana suaminya, paslon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. Misalnya ketika berkampanye di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt, Jumat (11/10/2024). Calon Bupati Bupati Nyoman Sutjidra memakai pakaian adat Bali, dengan atasan warna putih dan bawahan endek warna merah muda. Nyonya Ida Ayu Wardhany pun memakai pakaian dengan warna yang sama. Kebaya warna putih, dan kamben kain endek warna merah muda.

Sedangkan Calon Wakil Bupati Gede Supriatna saat itu memakai baju (atasan) warna merah hati, dengan bawahan kain endek berwarna tua. Dan Nyonya Made Hermawati Diah Pertiwi pun kompak memakai pakaian adat Bali dengan komposisi warna atasan dan bawahan yang sama dengan sang suami.

Kekompakan dan kedekatan kedua perempuan tersebut selalu terlihat. Mereka selalu duduk berdampingan, terutama saat suami-suami mereka tampil di panggung untuk berpidato menyampaikan visi dan misinya selaku pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng kepada masyarakat.

Ya begitu Cabup dan Cawabup Sutjidra dan Supriatna tampil ke panggung, Nyonya Ida Ayu Wardhany dan Nyonya Made Hermawati Diah Pertiwi langsung duduk berdekatan. Bersebelahan. Memandang dengan serius dan seksama suami-suami mereka berorasi. Sekali-sekali ikut bertepuk tangan, dan ikut meneriakkan yel-yel “JOSS24 Menang”, “Pilih Pilih Nomor 2”. Penuh semangat.

Kekompakan mereka tak hanya ditampakkan saat meneriakkan yel-yel, tetapi juga ditampakkan dari apa yang dibawa dan aksi mereka. Misalnya ketika lokasi kampanye di Wantilan Desa Adat Tangguwisia terasa mulai gerah, kompak Nyonya Ida Ayu Wardhany dan Nyonya Made Hermawati Diah Pertiwi mengeluarkan kipas angin mini, yang dibawanya. Cuma warna kipas anginnya yang berbeda. Kipas angin Nyonya Sutjidra berwarna putih, dan kipas angin Nyonya Supriatna berwarna hitam.

Dan ceeesss, badan terasa segar. Lumayan untuk mendinginkan badan yang gerah, dan suasana Pilkada Buleleng yang mulai terasa panas. (yum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *