- Turut Dihadiri Mang Dauh dan Nyoman Sutrisna yang Siap Menangkan JOSS24
BULELENG – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., dan Gede Supriatna, SH secara resmi membuka Posko Pemenangan untuk Pilkada Buleleng 2024, Sabtu (21/9/2024) malam. Posko ini juga akan menjadi rumah aspirasi selama kampanye untuk memenangkan calon Bupati Buleleng/Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra Gede Supriatna dan calon Gubernur/Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster – Nyoman Giri Prasta.
Posko Pemenangan JOSS24 Paten ini dibuka di tengah kota, tepatnya Jalan Sudirman, Singaraja. Acara peresmian posko pemenangan itu dihadiri oleh mitra koalisi partai politik pengusung Sutjidra-Supriatna, serta kader partai PDI Perjuangan. Di tengah-tengah pendukung, juga tampak hadir Nyoman Arya Astawa alias Mang Dauh dan Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna.
Mang Dauh memastikan selalu tegak lurus dengan perintah Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan sudah siap untuk memenangkan pasangan Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna. Dia mengaku tidak pernah kecewa. “Saya orang yang pegang komitmen dan martabat, sudah terus turun ke bawah untuk memenangkan JOSS 24,” kata Mang Dauh.

Dia mengakui sempat ada kekecewaan dari pendukungnya, Semeton Mang Dauh (SMD) karena dirinya tidak mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan menjadi bakal calon wakil bupati. Namun seiring perjalanan, para pendukungnya kini sudah mulai memahami proses yang ada dan sudah bergerak melakukan berbagai kegiatan sosial memenangkan pasangan JOSS24.
”Tujuan atau esensi membangun Buleleng walaupun tidak di dalam pasti akan memberikan pandangan, ide dan pikiran pula untuk mereka dalam membangun Buleleng,” terangnya.
Sementara, Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, juga tampak hadir di tengah peresmian Posko Pemenangan. Sutrisna dengan terang mengaku diundang dan siap mendukung pasangan JOSS24. Dukungan Sutrisna juga berpotensi membawa dukungan dari gerbong Desa Adat Buleleng.
“Baik Pak Sutjidra dan Supriatna adalah teman saya, arah dukungan saya tidak kemana-mana lagi, sudah di sini,” tegas Sutrisna.
Posko Pemenangan JOSS24 Paten ini diresmikan Ketua Tim Pemenangan JOSS24, Ketut Ngurah Arya. Ia mengatakan setelah peresmian posko pemenangan, seluruh pendukung dan mitra koalisi sudah harus bergerak memenangkan pasangan JOSS24.
“Kita langsung bergerak, besok setelah penetapan semua lini sudah harus bergerak bersama,” tegas Arya.
Dia meyakini, pasangan ini akan mampu memenangkan Pilkada karena didukung oleh banyak pihak. Di parlemen, kata Ngurah Arya, PDI Perjuangan telah memiliki kursi hingga 40 persen serta ditambah lagi dengan porsi dari partai pengusung lain dan kerja relawan. ”Paling tidak, modal 55 persen kemenangan sudah ada, belum lagi ditambah kerja-kerja relawan, kita harapkan semua solid memenangkan JOSS24,” kata Arya.
Dia menegaskan kombinasi pengalaman dari Sutjidra dan Supriatna menjadi solusi dalam tata kelola pemerintahan. Sutjidra berpengalaman menjadi wakil bupati selama dua periode. Sementara Supriatna berpengalaman memimpin legislatif selama dua periode. Pasangan ini dipastikan mampu memecah solusi dari permasalahan yang dihadapi Buleleng. “Pokoknya pasangan Sutjidra dan Supriatna akan membebaskan Buleleng dari kemiskinan,” terangnya.
Calon Bupati Nyoman Sutjidra di hadapan pendukungnya menyatakan siap bekerja membangun Buleleng bersama Gede Supriatna. Dia mengutarakan lima program prioritas sebagai implementasi dari visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Untuk itu, dia memohon dukungan agar semua lini baik dari koalisi partai dan relawan terus bergerak memenangkan JOSS24 dan Koster-Giri.
Sutjidra juga berkomitmen untuk merangkul semua pihak dari berbagai latar belakang untuk ikut bersama membangun Buleleng. “Saya akan merangkul semua golongan, merangkul seluruh perbedaan karena kita adalah satu sebagai orang Buleleng,” kata dia.
Sementara Gede Supriatna menegaskan posko pemenangan ini akan menjadi rumah aspirasi bagi seluruh elemen masyarakat di Buleleng. Siapapun boleh datang ke rumah pemenangan untuk menyalurkan aspirasi, hobi dan berkegiatan kreatif. “Kita akan rangkul komunitas kreatif untuk berkegiatan disini, pameran UMKM, dan siapapun boleh datang menyalurkan aspirasinya disini,” kata pria yang akrab dipanggil Supit.
Kedepan, kata Supit, kota Singaraja ini akan dibenahi. Sebagai etalase Kabupaten Buleleng, Singaraja harus menjadi hunian yang nyaman bagi penghuninya. “Kita akan percantik kota Singaraja, menyelesaikan banjir tahunan di Kampung Anyar, ada tempat rekreasi bagi warga kota Singaraja,” terang dia. Supit menegaskan, tidak akan banyak janji tapi akan banyak bekerja. (bs)

