- Esai Dr. Surayanah *)
PENDIDIKAN merupakan faktor penting dalam pembangunan suatu negara. Pendidikan yang berkualitas akan memungkinkan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, serta membuka peluang kerja yang lebih baik di masa depan.
Oleh karena itu, kualitas pembelajaran sekolah dasar di Indonesia sangat penting untuk diperhatikan, karena ini merupakan landasan yang dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan suatu negara. Hanya saja kualitas pembelajaran sekolah dasar di Indonesia masih terbilang rendah.
Faktor penyebab dari rendahnya kualitas pembelajaran di sekolah dasar adalah keterbatasan fasilitas dan sarana. Sekolah dasar di Indonesia masih banyak yang kekurangan fasilitas dan sarana pendidikan yang memadai. Beberapa sekolah bahkan tidak memiliki ruang kelas yang cukup, buku-buku pelajaran yang memadai, alat-alat peraga dan perpustakaan. Keterbatasan fasilitas dan sarana tersebut tentunya berdampak pada kualitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa.
Faktor penyebab lain yaitu kurangnya kompetensi tenaga pendidik. Banyak guru sekolah dasar di Indonesia memiliki kompetensi yang kurang. Masih banyak guru yang belum mampu menguasai materi pelajaran secara menyeluruh dan belum memiliki keterampilan mengajar yang baik. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa.
Selain itu, kurangnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan, pemerintah Indonesia masih belum memberikan perhatian yang cukup terhadap sektor pendidikan, khususnya di tingkat dasar. Padahal, pendidikan merupakan investasi yang sangat penting untuk masa depan bangsa.
Anggaran yang diberikan untuk pendidikan masih terbilang rendah, dan sebagian besar dana tersebut belum digunakan secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kemudian ada masalah sosial ekonomi yang dihadapi oleh siswa sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Banyak siswa yang berasal dari keluarga miskin dan tidak mampu membeli buku pelajaran, alat tulis, atau bahkan makanan yang cukup. Hal ini tentunya akan mempengaruhi konsentrasi dan motivasi belajar siswa.
Faktor yang terakhir adalah rendahnya motivasi dan kesadaran terhadap pendidikan yang biasanya terjadi pada anak-anak di daerah terpencil. Minat siswa dalam belajar sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Sementara itu, anak-anak di daerah terpencil masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan yang cukup memprihatinkan. Keterbatasan ini disebabkan oleh jarak yang jauh antara sekolah dengan tempat tinggal mereka, kurangnya fasilitas dan sarana pendidikan, serta rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.
Dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah kurikulum. Kurikulum yang baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pemerintah dan para pengambil kebijakan pendidikan harus memperhatikan kembali kurikulum yang digunakan di sekolah dasar dan memastikan bahwa kurikulum tersebut sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
Selain itu, pendidikan karakter dan moral juga merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Siswa perlu dilatih untuk memiliki karakter yang baik, seperti disiplin, jujur, tanggung jawab, dan saling menghargai. Pendidikan karakter yang baik dapat membantu siswa untuk menjadi individu yang lebih baik dan memiliki kemampuan untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar di Indonesia. Dalam era digital seperti sekarang, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi proses belajar mengajar di kelas, seperti menggunakan media pembelajaran yang interaktif atau platform pembelajaran online.
Hal ini dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat proses belajar lebih menarik. Kemudian perlu diadakan evaluasi secara berkala terhadap kualitas pembelajaran yang diberikan. Evaluasi ini dapat dilakukan oleh pihak sekolah, orang tua, dan para ahli pendidikan untuk menilai keberhasilan upaya-upaya yang telah dilakukan dan menemukan cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih baik.
Upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekolah dasar di Indonesia harus segera dilakukan. Pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih besar pada sektor pendidikan, khususnya pada tingkat dasar. Perhatian khusus yang dapat diberikan yaitu fasilitas dan sarana pendidikan di sekolah dasar.
Fasilitas yang memadai, seperti gedung sekolah yang baik, ruang kelas yang nyaman, buku-buku pelajaran, dan peralatan pembelajaran lainnya sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang baik dan efektif.
Pemerintah perlu meningkatkan anggaran untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas dan sarana pendidikan di sekolah dasar seperti memperbanyak perpustakaan dan mengadakan pengadaan buku pelajaran secara gratis, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan dalam hal anggaran.
Upaya lain yang perlu dilakukan adalah peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan. Tenaga pendidik yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang baik sangat penting dalam memberikan pembelajaran yang baik dan efektif.
Oleh karena itu, perlu adanya program pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik, seperti pelatihan, seminar, atau workshop, sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mengajar dan memberikan pembelajaran yang lebih baik.
Peran orang tua juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Orang tua dapat mendukung anak-anak mereka dalam proses belajar di rumah, seperti membantu anak-anak dalam belajar, membeli buku pelajaran dan alat tulis, mengajak anak-anak ke perpustakaan untuk membaca buku, memberikan dukungan moril, serta mengikuti perkembangan anak di sekolah.
Orang tua juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh sekolah, seperti kegiatan penggalangan dana atau kegiatan sosial. Selain itu, orang tua juga harus memahami pentingnya pendidikan dan memberikan dukungan finansial dalam membeli buku pelajaran, seragam sekolah, dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Siswa juga dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Siswa harus bersemangat dan tekun dalam belajar serta rajin membaca buku. Siswa juga dapat memanfaatkan sumber belajar yang ada di sekitarnya, seperti perpustakaan atau internet untuk memperoleh pengetahuan yang lebih luas.
Selain itu, perlu adanya program-program yang dapat meningkatkan minat siswa, seperti program ekstrakurikuler, peningkatan motivasi siswa, dan penggunaan media pembelajaran yang menarik.
Kesimpulannya, kualitas pembelajaran di sekolah dasar di Indonesia masih terbilang rendah dan memerlukan upaya-upaya yang konkret untuk meningkatkannya. Dalam hal ini, perlu memperhatikan beberapa aspek penting seperti fasilitas dan sarana pendidikan, tenaga pendidik yang berkualitas, kurikulum yang sesuai, pendidikan karakter, teknologi, dan evaluasi berkala.
Pemerintah, orang tua, siswa, dan para ahli pendidikan harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Dengan adanya upaya-upaya tersebut, diharapkan kualitas pembelajaran sekolah dasar di Indonesia dapat meningkat dan siswa dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik untuk masa depan mereka. []
*) Penulis adalah Dosen Universitas Negeri Malang

