BULELENG – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) pada tahun 2023 telah melakukan langkah-langkah strategis sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing maupun dalam rangka mempercepat terwujudnya visi “Menjadi Universitas Unggul di Asia pada Tahun 2045 Berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana”. Strategi tersebut diantaranya peningkatan jumlah akreditasi prodi, penguatan kerjasama, maupun mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.
Demikian disampaikan Rektor Undiksha Singaraja, Prof. Dr. Wayan Lasmayan, kepada awak media di sela-sela kegiatan senam Jumat Sehat di Kampus Pusat Undiksha Singaraja, Jumat (29/12/2023). Turut mendamping Rektor Senior Prof. Dr. Nyoman Jampel, Wakil Rektor II, Prof. Dr. I Wayan Artanayasa, dan Wakil Rektor III, Prof. Dr. Ketut Sudiana.
Dikatakan Prof. Lasmawan, secara kelembagaan, Undiksha memiliki 8 Fakultas dan Program Pascasarjana, dengan jumlah mahasiswa aktif termasuk PPG sebanyak 16.921, yang berasal dari 32 Provinsi di Indonesia. Akreditasi Undiksha adalah A atau baik sekali.
Dari 78 Program Studi yang ada, kata dia, 33 prodi (42%) terakreditasi Unggul, 18 prodi (23%) terakreditasi Internasional, dan sisanya 27 (35%) program studi terakreditasi baik. Dari 611 tenaga dosen yang ada, 362 (59.2 %) sudah bergelar Doktor/Spesialis, 72 (11.8 %) sudah Profesor, dan sisanya masih Magister. “Kita berharap tahun 2030 semua dosen Undiksha sudah bergelar doktor, sehingga kita akan zero magister,” tegasnya.
Prof. Lasmawan juga menjelaskan, sebagai langkah nyata percepatan Undiksha menuju Internasional Reputable University in Education and Leadership, tahun 2023 melalui kerjasama yang dilakukan dengan beberapa mitra luar negeri, Undiksha memperoleh hibah, yakni kerjasama dengan Sogang University Korea dalam rangka peningkatan pendidikan sains di Indonesia, kerjasama dengan Xinyang Normal University, Undiksha berhasil mendirikan Balingkang Confucius Institute, memperoleh pendanaan dari China International Education Foundation (CIEF).
Dijelaskan juga, sejak 2019 melalui program Internationalization at Home, Undiksha berusaha menjadi rumah belajar bagi seluruh masyarakat international, baik melalui program bergelar maupun non-gelar. “Selain menerima mahasiswa internasional, kita juga berusaha mengirimkan mahasiswa Undiksha ke luar negeri, seperti melaksanakan kegiatan PPL luar negeri, magang, pertukaran mahasiswa baik luring maupun daring,” ujarnya.
Dikatakan, salah satu program premium (utama) Undiksha adalah Fast-Track Program (3 tahun di Undiksha mengambil sarjana + 2 tahun di MCUT mengambil master) bekerjasama dengan Ming Chi University of Technology, Taiwan. Dimulai tahun 2021 sampai 2023, Undiksha telah mengirimkan mahasiswa sekitar 27 orang. Beberapa telah menyelesaikan studinya, dan ada juga yang langsung melanjutkan studinya ke jenjang doktor.
Rektor Prof. Lasmawan juga menjelaskan, saat ini Undiksha tengah berproses untuk berubah dari PTN- BLU menjadi PTN-BH. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan peran dan posisi strategis lembaga dalam pembangunan pendidikan tinggi. Salah satu terobosan yang akan dilakukan adalah dengan mengoptimalkan aset yang ada di Kampus Jalan Raya Sesetan Denpasar.
“Mulai tahun akademik 2024, mahasiswa Undiksha akan dilayani perkuliahannya di kampus Singaraja dan kampus Denpasar secara optimal. Saat ini tengah kita bangun 1 tower ruang kuliah baru untuk melengkapi yang sudah ada, sehingga kita berharap bisa menampung 5.000 sd 7.500 mahasiswa di tahun akademik baru 2023,” tegasnya.
Menurutnya, pihaknya akan membuka beberapa program studi prospektif untuk perkuliahan di kampus Denpasar, seperti program studi manajemen, akuntansi, ilmu hukum, sistem informasi, ilmu komputer, PGSD, penjaskesrek, bahasa Inggris, dan program pascasarjana untuk semua program studinya.
Sementara yang membanggakan, tambah Prof. Lasmawan, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) meraih 11 penghargaan pada ajang Anugerah Diktiristek 2023. Penghargaan tersebut terdiri atas 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu yang diperoleh dari berbagai bidang, yaitu kerja sama, bidang kelembagaan, bidang riset, teknologi, dan pengabdian masyarakat, serta bidang kehumasan.
Keberhasilan Undiksha meraih prestasi gemilang dalam persaingan ketat dengan perguruan tinggi lain ini menunjukkan tata kelola berbagai bidang-bidang tersebut telah berjalan baik.
Pada ajang tahunan ini, Undiksha menjadi salah satu perguruan tinggi terbanyak meraih penghargaan dan meningkat dari tahun sebelumnya. Prestasi ini tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan oleh Undiksha. Prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan dan merupakan hasil dari kerja keras dan kerja cerdas civitas akademika yang terbingkai dalam keharmonian yang pesaja. (bs)

