Esai Dr. Surayanah *)
MASA depan yang semakin canggih dan berteknologi maju menimbulkan tantangan yang beragam dan kompleks. Pesatnya perkembangan informasi, komunikasi, dan ilmu pengetahuan dan teknologi telah secara dramatis mengubah lanskap dunia.
Dalam dunia yang serba cepat berubah ini, generasi muda harus memiliki keterampilan dan karakter untuk menghadapi tantangan masa depan. Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita hidup, bekerja dan berinteraksi.
Inovasi di berbagai bidang seperti teknologi komputasi, kecerdasan buatan, robotika, big data, dan kecerdasan buatan berdampak besar di berbagai bidang, antara lain bisnis, industri, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di era digital dan terkoneksi saat ini.
Penting agar generasi muda memiliki keterampilan ilmiah dan teknis yang baik. Ketrampilan tersebut meliputi pemahaman prinsip-prinsip ilmiah dasar, pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi, ketrampilan analisis data, dan kemampuan mengembangkan solusi teknis untuk masalah yang kompleks.
Generasi muda juga harus memiliki karakter yang kuat seperti ketekunan, kreativitas, keterbukaan terhadap perubahan, kerja tim, kepemimpinan dan etos kerja. Di masa depan yang semakin kompleks dan dinamis, generasi muda menghadapi tantangan yang belum pernah ada sebelumnya.
Adaptasi dan inovasi adalah kunci untuk menghadapi perubahan yang cepat dan menangkap peluang baru. Generasi muda harus mampu berpikir kritis, mengambil risiko terukur, dan beradaptasi dengan teknologi baru yang terus berkembang.
Kemajuan teknologi juga telah memperluas ruang lingkup interaksi dan persaingan antar individu dan bangsa. Kaum muda harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik, pemahaman lintas budaya, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim multikultural.
Keterampilan ini akan membantu mereka berinteraksi dan berkolaborasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan berkontribusi pada lingkungan terhubung yang semakin global. Secara keseluruhan, di masa depan yang semakin menuntut dan maju, generasi muda harus memiliki keterampilan dan karakter yang siap menghadapi tantangan yang ada.
Keterampilan ilmiah dan teknis serta karakter kuat memungkinkan generasi muda beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi pada masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan lembaga pendidikan membekali siswa dengan pengembangan karakter dan keterampilan teknologi untuk mempersiapkan mereka menghadapi masa depan.
Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 mencatat, mayoritas siswa usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah mengakses internet untuk media sosial. Persentasenya mencapai 88,99% alias yang terbesar dibandingkan tujuan mengakses internet lainnya. Kemudian, sebanyak 33,04% siswa usia 5 tahun ke atas yang mengakses internet untuk mengerjakan tugas sekolah.
Maraknya penggunaan internet di kalangan siswa tidak menutup kemungkinan siswa terpapar pada konten yang tidak sesuai untuk usia mereka. Konten berbahaya, kekerasan, pornografi, dan tindakan cyberbullying dapat dengan mudah diakses oleh anak-anak yang belum cukup matang untuk menghadapinya.
Tantangan lainnya adalah penyalahgunaan media sosial. Siswa seringkali tergoda untuk membangun identitas dan mencari validasi melalui media sosial. Hal ini dapat menyebabkan kecanduan media sosial, perbandingan sosial yang tidak menguntungkan, dan kurangnya pemahaman tentang privasi dan keamanan online.
Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pendidikan yang tepat kepada siswa tentang penggunaan yang aman dan bertanggung jawab. Melalui membangun karakter dan keterampilan dalam IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) untuk membimbing siswa dalam menggunakan teknologi secara bermakna untuk masa depan mereka.
Membangun karakter dan keterampilan IPTEK pada siswa dapat dimulai dengan mengintegrasikan pembelajaran IPTEK dalam kurikulum. Pembelajaran IPTEK yang diintegrasikan dalam kurikulum dapat membantu siswa untuk memahami pentingnya IPTEK dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan IPTEK yang diberikan di sekolah harus mampu mempersiapkan siswa untuk menghadapi masa depan yang semakin kompleks dan dinamis. Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan akan keterampilan IPTEK semakin meningkat, terutama karena semakin banyak pekerjaan yang memerlukan kemampuan teknologi. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk terus mengembangkan program pembelajaran IPTEK yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Program pembelajaran IPTEK juga dapat membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, dan berpikir logis. Sekolah juga dapat menyediakan fasilitas dan perangkat yang memadai untuk mendukung pembelajaran IPTEK.
Fasilitas seperti laboratorium komputer, perpustakaan digital, dan akses internet dapat membantu siswa untuk mempelajari dan mempraktikkan keterampilan IPTEK dengan lebih baik. Penting bagi guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif dalam belajar IPTEK, seperti menggunakan media pembelajaran digital, simulasi, dan permainan edukatif.
Metode pembelajaran yang menarik dan interaktif dapat membantu siswa lebih tertarik dan termotivasi dalam belajar IPTEK. Dengan begitu, siswa dapat mempelajari dan menguasai keterampilan IPTEK dengan lebih efektif.
Pendidikan IPTEK juga dapat membantu siswa mempersiapkan diri untuk berkarir di masa depan. Keterampilan IPTEK seperti pengolahan data, pemrograman, dan desain grafis sangat dibutuhkan dalam dunia kerja yang semakin berkembang.
Selain itu, pembelajaran IPTEK juga dapat membuka peluang bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi diri dalam bidang teknologi dan menciptakan inovasi baru. Peran guru sangat penting dalam membangun karakter dan keterampilan IPTEK pada siswa.
Guru dapat membantu siswa untuk memahami pentingnya IPTEK dan bagaimana IPTEK dapat membantu mereka untuk menghadapi masa depan yang semakin canggih. Guru juga dapat menjadi contoh dalam penggunaan teknologi yang etis dan bertanggung jawab.
Guru dapat mengadakan seminar, pelatihan, atau lokakarya bagi siswa dan orang tua tentang penggunaan yang aman dan bertanggung jawab terhadap teknologi. Hal ini menjadikan guru bisa berperan sebagai sumber pengetahuan dan panduan bagi siswa dalam memanfaatkan IPTEK secara positif dan bijak.
Kesimpulannya membangun karakter dan keterampilan IPTEK pada siswa adalah langkah krusial dalam mempersiapkan mereka menghadapi masa depan yang semakin canggih dan maju. Membangun karakter dan keterampilan IPTEK pada siswa merupakan investasi penting untuk masa depan mereka.
Melalui integrasi pembelajaran IPTEK, peran guru sebagai contoh yang baik dan pengembangan program pembelajaran yang relevan. Selain itu, sekolah dapat membantu siswa menjadi siap menghadapi tantangan masa depan dan memanfaatkan peluang yang ada.
Dengan demikian, generasi muda akan mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis. []
*) Penulis adalah Dosen Universitas Negeri Malang

