Delegasi Jepang Tertarik Program Simulasi Bencana di Bali

BADUNG – Delegasi Jepang tertarik dengan program Hari Simulasi Bencana yang dilaksanakan BPBD Provinsi Bali setiap tanggal 26 setiap bulannya. Di Jepang sendiri belum ada program semacam itu.

Ketertarikan Delegasi Jepang terhadap program Hari Simulasi Bencana disampaikan usai pemaparan yang disampaikan Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, Kamis (26/10/2023).

“Inti dari pemaparan yang disampaikan berupa kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana seperti peringatan dini, KIE, pemasangan rambu bencana dan peningkatan kapasitas masyarakat terhadap bencana,” kata Rentin.

Menurutnya, Delegasi Jepang sangat tertarik terhadap program Hari Simulasi Bencana yang dilaksanakan setiap tanggal 26 tersebut. Mereka juga tertarik pada program Sertifikasi Kesiapsiagaan Bencana kepada dunia usaha.

“Bahkan di Jepang pun belum ada program seperti tersebut,” ujar Rentin.

Sebelum pemaparan tersebut, Kalaksa BPBD Provinsi Bali mendampingi Delegasi Jepang untuk melihat langsung simulasi bencana yang dilakukan oleh salah satu hotel di kawasan Nusa Dua.

Sehari sebelumnya, Rabu, 25 Oktober 2023, Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, didampingi oleh Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik mengikuti Seminar KL Latihan Humanitarian Assistance/Disaster Relief (HA/DR) yang diselanggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI bekerjasama dengan Japan Ministry of Defense (JMOD) di Hotel Bali Dinasty Resort, Kuta, Bali. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *