BULELENG – Pergunu Buleleng menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1445 H di Desa Pegayaman, Ahad (30/7/2023) atau 12 Muharam 1445 H. Peringatan tersebut dirangkai dengan pengajian rutin.
Hadir dalam acara tersebut pengurus PC dan PAC Pergunu se-Kabupaten Buleleng. Juga para penglinhsit dan guru-guru mengaji Desa Pegayaman serta pimpinan Banom/Lembaga NU se-Kecamatan Sukasada 1.
Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dilantunkan oleh Ustadzah Musaadatul Aini, guru ngaji yang juga finalis PTQ tingkat Nasional 2018. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Ya Lal Wathon dan Mars Pergunu yang diikuti hadirin.

Ketua PAC Pergunu Sukasada 1, Ja’ranah, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada segenap pimpinan PAC se-Kabupaten Buleleng dan undangan yang hadir.
“Kegiatan ini merupakan pengajian yang secara rutin dilaksanakan bergiliran, dan pada saat ini Sukasada 1 menjadi tuan rumah. Ini pula akan menjadi program rutin internal PAC Sukasada 1 untuk menguatkan silaturahmi,” katanya.
Sementara Ketua MWC NU Sukasada 1, Ustadz Safrudin Wahid, sangat mendukung program kerja yang selama ini sudah dijalankan oleh Pergunu Buleleng. Terutama dalam program beasiswa kuliah dan mondok gratis kerjasama Pergunu dan Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto.
“Kebetulan tidak sedikit penerima manfaatnya dari Desa Pegayaman,” katanya.
Sedangkan Muhammad Qosim mewakili Ketua PC Pergunu Buleleng di awal sambutannya menyampaikan salam takdzim dan permohonan maaf Ketua PC Pergunu dan Sekum yang tudak dapat hadir karena tugas dinas yang tidak dapat diwakilkan.
“Beliau menyampaikan peran strategis Pergunu sebagai organisasi profesi dibawah naungan NU yang anggotanya bukan hanya dari kalangan guru formal, termasuk juga para ustadz/guru ngaji, yaitu mempertahankan Islam Aswaja An Nahdliyah dan punya tangung jawab dalam meningkatkan SDM, maupun kesejahteraan para guru,” jelasnya.
“Program beasiswa Pergunu yang selama ini berjalan harus dikawal betul agar tepat sasaran serta PAC harus melibatkan para orangtua, alumni dalam setiap kegiatan serta juga penguatan keanggotaan Pergunu melalui aplikasi SIMAS Pergunu,” tambah Qosim.
Uraian Hikmah Muharram disampaikan oleh KH Maksum Amin. Beliau menyampaikan perjuangan para muassis NU dalam melahirkan dan membesarkan NU serta menceritakan perjuangan dakwah Rasulullah dalam hijrahnya dan momentum Tahun Baru Islam untuk muhasabah dan perbaikan diri.
Acara Istighosah diikuti dengan khusu’ yang dipimpin oleh Wakil Penghulu/Imam Desa Pegayaman yg juga selaku Rais Syuriah MWC NU Sukasada 1. (bs)

