BULELENG – Untuk menghindari adanya berita hoax akibat dampak gempa bumi yang terjadi Selasa (13/12/2022), Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., langsung melakukan pengecekan ke seluruh wilayah hukum Polres Buleleng.
Pengecekan dilakukan dengan menerjunkan Unit Patroli Satuan Samapta Polres Buleleng dan Unit Patroli Polsek jajaran untuk mendata dan melihat langsung dampak gempa yang terjadi hari ini.
Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah hukum Polres Buleleng juga melakukan pengecekan di desa binaannya akibat dampak gempa yang terjadi.
Dari hasil patroli dan pengecekan bhabinkamtibmas, sampai saat berita ini dibuat tidak ditemukan adanya dampak akibat gempa yang terjadi. Baik itu kerusakan rumah, kerusakan gedung-gedung milik pemerintah maupun milik swasta yang ada di wilayah hukum Polres Buleleng.
“Diharapkan kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya dengan adanya berita-berita yang disampaikan baik itu di media sosial maupun melalui grup-grup WhatsApp tentang berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau berita hoax,” ucap Kapolres.
“Teliti terlebih dahulu. Kalau itu hoax, cukup untuk diri sendiri saja. Jangan lagi di-share yang nantinya dapat membuat kegaduhan dan kepanikan,” imbuh Kapolres.
Diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada, dan tenang. “Jangan panik menghadapi gempa yang terjadi. Kalau berada di dalam rumah lebih baik keluar rumah untuk menjaga keselamatan,” ujar Kapolres. (bs)

