BULELENG – Nenek Nengah Mintar (71) hidup sebatang kara. Rumah dan tanahnya masih numpang. Ia tinggal di Jalan Dewi Sartika Utara, Kayubuntil, Singaraja.
Hidup Nenek Mintar menghidupi diri hanya dengan mengharap sedekah dari orang lain. Kadang-kadang ia mengumpulkan barang bekas dan menjualnya.
Lain lagi cerita Kakek Wayan Mangkreg (66). Ia tinggal di Jalan Skip Kaliuntu, Singaraja. Sehari-hari Mangkreg menjadi tukang pungut sampah. Dari pekerjaan itulah, ia membiayai kehidupan sehari-hari.
Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, SIK, MH, memberikan sentuhan sosial kepada nenek dan kakek tersebut. Mereka diberikan bantuan sembako dan tali kasih yang nantinya dapat dipergunakan untuk kebutuhannya sehari-hari.
Sentuhan sosial lain yang dilaksanakan Kapolres Buleleng yakni pemberian kursi roda kepada Nur Nasanah (80) yang tinggal di Banjar Dinas Berombong, Desa Celukan Bawang, yang sudah tidak berjalan lagi karena sakit lumpuh yang dialami sudah hampir 15 tahun yang lalu.
Penyerahan sembako dan kursi roda dari Kapolres Buleleng tersebut diserahkan Kasat Intelkam Polres Buleleng, AKP I Nyoman Mistanada, pada Minggu (4/12/2022).
Kapolres Buleleng menyampaikan, semoga apa yang telah diberikannya dapat berguna dan bermanfaat bagi penerimanya. “Kali ini kami menyentuh masyarakat lanjut usia dan kurang mampu. Semoga dapat mengurangi bebannya,” ujarnya. (bs)

