Bertemu Pacar, ABG Dikeroyok Empat Pemuda

BULELENG – Seorang anak baru gede (ABG) sebut saja Putu RWP (16) dikeroyok empat pemuda saat bertemu pacarnya. Mulut Putu RWP luka dan matanya bengkak karena pengeroyokan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, 12 November 2022, sekira pukul 21.00 Wita. Waktu itu, Putu RWP menemui pacarnya sebut saja namanya Kadek M yang tinggal di Desa Kubutambahan yang juga masih berstatus pelajar.

Pengeroyokan tersebut terjadi di pinggir pantai yang ada di Kubutambahan. Saat itu, korban sedang duduk di atas sepeda motornya dan berhadapan dengan pacarnya. Secara tiba-tiba, empat pemuda yang juga masih anak-anak, sebut saja namanya Komang (17), Gede (15), Kadek (17) dan Kade (14), langsung menyerang korban dengan pukulan. Akibatnya, korban mengalami luka pada mulut dan bengkak pada bagian mata.

Korban Putu RWP tidak terima atas perbuatan yang dilakukan oleh 4 pemuda tersebut. Ia melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kubutambahan. Polisi kemudian menindaklanjuti dengan melakukan proses penyidikan.

Dalam proses penyidikan, keempat orang pemuda tersebut mengakui perbuatannya. Karena korban dan terduga pelaku adalah anak-anak, kemudian penyidik Polsek Kubutambahan melakukan diversi sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Akhirnya pada hari Jumat, 25 November 2022, pukul 09.00 Wita bertempat di aula Polsek Kubutambahan, permasalahan yang terjadi antara korban dan terduga pelaku dapat diselesaikan dengan diversi dengan melibatkan komponen yang ada dalam forum Sipandu Beradat. Juga melibatkan orang tua kedua belah pihak.

Kapolsek Kubutambahan, AKP I Ketut Supartha, S.H., M.H., menyampaikan, perbuatan pidana yang melibatkan anak penyelesaiannya dapat dilakukan dengan diversi atau restorative justice sepanjang ancaman hukumannya hanya 7 tahun dan ada kesepakatan kedua belah pihak. Juga ada tanggung jawab dari para pelaku memberikan biaya pengobatan terhadap korban. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *