BADUNG – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, ST, mengingatkan agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak melupakan kepentingan masyarakat Bali, dibalik upaya memberikan pelayanan listrik untuk kepentingan pelaksanaan KTT G20.
“Energi listrik di Bali sudah cukup. Tinggal yang penting ditekankan bagaimana pelaksanaan distribusinya, agar jangan sampai G20-nya berjalan dengan baik, tapi masyarakat terlupakan,” kata Gung Adhi Ardhana, usai mengikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan Listrik PLN KTT G20 di Peninsula Beach Island, Kawasan ITDC Nusa Dua, Badung, Selasa (1/11/2022).
Menurut politisi PDI Perjuangan asal Denpasar ini, apapun hasil dari G20 tentu harus bersifat menyeluruh, agar tidak muncul komentar-komentar negatif dari masyarakat. Kata dia, pihaknya sudah menyampaikan hal itu kepada Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan GM PLN Bali.
Adhi Ardhana juga berharap, komplin masalah listrik akan semakin menurun pada saat pelaksanaan G20 di Bali. Menurutnya, DPRD Bali tentu akan memberikan support maksimal untuk suksesnya kegiatan internasional tersebut.
Sementara dalam Apel Siaga Pengemanan Pasokan Listrik KTT G20, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana mewakili Ketua DPRD Provinsi Bali. Kegiatan Apel Siaga Pengamanan Pasokan Listrik PLN tersebut dihadiri juga oleh Gubernur Bali, yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Bali, beserta Forkompinda Provinsi Bali serta jajaran OPD. (bs)

