KARANGASEM – DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Karangasem memberikan bantuan kepada korban banjir dan longsor yang terjadi Senin (17/10/2022). Bantuan berupa pengobatan bagi mereka yang luka-luka dan bantuan sembako, selimut, dan barang kebutuhan lainnya.
“Kami melakukan pertolongan pengobatan pada korban yang luka-luka yang dilakukan oleh anggota Tim Siaga Bencana DPD PPNI Komisariat Kecamatan Selat, sekaligus melakukan asesmen kebutuhan segera,” kata Ketua DPD PPNI Kabupaten Karangasem, Ns. I Wayan Arsiawan Adi, S.Pd., S.E., S.Kep., MPH, dalam rilisnya, Kamis (20/10/2022).
Selain itu, PPNI Kabupaten Buleleng menyalurkan bantuan dari DPW PPNI Provinsi Bali berupa selimut 6 paket, sembako 6 paket (berisi beras 60 kg, mie 6 dus) dan jas hujan 6 buah. Juga ditambah bantuan dari DPD PPNI Kabupaten Karangasem.
“Semua bantuan itu langsung diserahkan kepada BPBD Kabupaten Karangasem yang diterima langsung oleh Bapak Kalak BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Arimbawa beserta stafnya, untuk segera diserahkan kepada korban sesuai kebutuhan,” jelas Ns. I Wayan Ariawan Adi.
Seperti diketahui, pada Senin, 17 Oktober 2022, terjadi bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Karangasem. Di antaranya terjadi banjir di Dusun Santi, Desa Selat, Karangasem dengan ketinggian air sekitar satu meter menimpa rumah keluarga I Gusti Ngurah Suparta (43). Akibatnya banjir tersebut, beberapa anggota keluarga I Gusti Ngurah Suparta, hanyut dan ada yang meninggal dunia.
I Gusti Ngurah Suparta sendiri juga hanyut, tetapi bisa selamat dengan memegang rating pohon. Ia hanya mengalami luka lecet pada kaki. I Gusti Ayu Kartini (39), hanyut dan selamat ditolong suaminya. I Gusti Ayu Agung Trisna Apsari (17), hanyut dan selamat ditolong ayahnya.
Sementara I Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti (19) hanyut dan ditemukan sudah meninggal dunia. I Gusti Ngurah Wedana Putra (8), hanyut dan sudah ditemukan pada tertimbun lumpur di sebelah rumahnya.
Sementara bencana longsor terjadi di Br. Perangsari Tengah, Desa Selat akibat hujan seharian. Longsor tersebut menimbun rumah dan pekarangan keluarga I Wayan Suti (71). Istri korban Ni Wayan Siti (65) selamat hanya luka lecet. Sedangkan suaminya, I Wayan Suti ditemukan sudah meninggal.
“Selain bantuan tersebut, kami juga akan menghimpun donasi untuk membantu bahan bangunan kepada korban. Kami juga akan melakukan pelatihan internal tentang Siaga Bencana pada Tim Siaga Bencana DPD PPNI Kabupaten Karangasem,” ujar Ns. I Wayan Arsiawan Adi. (bs)

