BULELENG – Derita hidup perempuan 45 tahun, Ketut Widiadi, warga Banjar Dinas Mayungan, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan sungguh lengkap. Ia miskin dan tak punya pekerjaan. Namun, ia harus merawat dan menanggung hidup 3 anggota keluarganya yang sakit parah.
Ayahnya, Wayan Deraweg (88) dan ibunya, Ketut Putrasih (83) sakit-sakitan. Ayahnya sudah tidak mampu berdiri dan setiap hari harus dipapah. Ibunya menderita atau sakit pencernaan dan ambien. Sementara adiknya, Gede Padma (40), mengalami sakit lumpuh sejak lahir.
Ketiganya menjadi tanggungan Ketut Widiadi. Bisa dibayangkan, berapa berat beban hidup perempuan ini. Sementara ia sendiri miskin dan tak punya pekerjaan. Hidupnya dan bagaimana ia menghidupi ayah, ibu dan adiknya hanya mengharap dan menunggu bantuan orang, terutama pemerintah.
Karena itu, ketika ia mendapat bantuan dari Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K, M.H., yang diserahkan Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol I Made Widana, SH, Ketut Widiadi sangat terharu. Tak terasa, air matanya menetes.
Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., memberikan bantuan sosial kepada Ketut Widiadi berupa sembako yang terdiri dari beras, mie instan, gula pasir, minyak goreng dan tali kasih berupa uang. Bantuan itu diserahkan Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Made Widana, S.H., mewakili Kapolres Buleleng, didampingi Kapolsek Sawan AKP Dewa Putu Sudiasa, S.I.P., dan juga Kadus Dusun Mayungan Desa Sudaji, Nyoman Astina, serta Bhabinkamtibmas Desa Sudaji, Aipda Nyoman Mas Surya.
Ketut Widiadi mengucapkan ucapan terima kasih kepada Polres Buleleng. “Terimakasih banyak Pak Polisi yang telah memperhatikan kami sekeluarga yang tidak mampu. Pemberian ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucap Ketut Widiadi berlinang air mata.
Kepala Dusun Nyoman Astina menyampaikan, sebelumnya Kapolsek Sawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Sudaji, Aipda Nyoman Mas Surya, juga pernah memberikan bantuan. Menurutnya, terkadang setiap bulannya Bhabinkamtibmas mengunjunginya dan memberikan bantuan sekadarnya kepada keluarga Ketut Widiadi.
Sementara Kabag Ops Polres Buleleng Kompol I Made Widana, S.H., yang mewakili Kapolres saat menyerahkan bansos menyampaikan, pemberian bantuan ini jangan dilihat dari jumlah barang dan talikasih yang diberikan. Tetapi ini adalah sebagai bentuk kepedulian Polres Buleleng untuk dapat menyentuh masyarakat yang dinilai kurang mampu dan memerlukan bantuan.
“Hanya dengan cara ini sentuhan yang bisa dilakukan Polres Buleleng dan juga Polsek bersama Bhabinkamtibmasnya,” tandasnya. (bs)

