Bawaslu Sosialisasikan Pencegahan Sengketa Proses di Hadapan Calon Peserta Pemilu

DENPASAR – Anggota Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra, mengungkapkan ada potensi terjadinya sengketa pasca penetapan peserta Pemilu 14 Desember nanti. Itu terjadi jika ada partai politik yang dinyatakan tidak lolos saat penetapan menyatakan tidak puas atas keputusan KPU. Hal tersebut diungkapkan Sunadra saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Sengketa Proses Pemilu Tahun 2024, di Prime Plaza Hotel, Rabu (21/9/2022).

Dalam acara yang mengundang perwakilan 24 parpol tersebut, Sunadra menegaskan, sebagaimana kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu sangat siap untuk melakukan pencegahan sengketa proses. Termasuk juga nantinya jika diharuskan menyelesaikan sengketa proses tersebut.

“Kami jajaran Bawaslu diberi tupoksi, selain melakukan pengawasan, kami juga diberikan kewenangan untuk menyelesaikan sengketa proses Pemilu. Jadi jika ada permohonan sengketa yang masuk, kami selalu siap menyelesaikannya,” tegas Sunadra.

Menambahkan yang disampaikan Sunadra, Tenaga Ahli Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Republik Indonesia, Arief Rachman Hakim, menyebutkan bahwa Panwaslu kecamatan dapat menyelesaikan sengketa proses Pemilu yang terjadi antarpeserta Pemilu sebagai pelaksanaan mandat dari Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Bawaslu Kabupaten/Kota dapat memberikan mandat kepada Panwaslu kecamatan untuk menyelesaikan sengketa proses Pemilu, namun tanggung jawab akhir tetap Bawaslu Kabupaten/Kota yang bertindak sebagai pemberi mandat,” ujar Arief.

Di sisi lain, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, yang turut terundang sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut berharap, pelaksanaan Pemilu 2024 nanti zero sengketa. Ia menjelaskan bahwa KPU telah menyiapkan tahapan Pemilu dengan sebaik-baiknya untuk bisa meminimalisir adanya sengketa proses.

“Kami menyiapkan tahapan Pemilu dengan sebaik-baiknya untuk bisa meminimalisir adanya sengketa, dengan tetap bersama Bawaslu menjaga tiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” tandas Lidartawan. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *