BULELENG – Sebuah tempat suci berupa merajan milik Dewa Made Murjana (67) di Banjar Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar Buleleng terbakar, Senin (19/9/2022) sekira pukul 21.00 Wita. Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian Rp 30 juta.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya, SH, MH, menjelaskan, pada saat korban sedang tidur dibangunkan oleh istri korban Desak Putu Oka karena ada orang yang teriak-teriak kebakaran.
Setelah korban Dewa Made Murjana terbangun dan keluar rumah, ia melihat ada kobaran api di merajannya. Saat itu sudah banyak warga yang berdatangan selanjutnya membantu memadamkan api.
Menurut AKP Sumarjaya, barang yang terbakar berupa sebuah pelinggih rong 3 yang terbuat dari kayu dan ijuk. “Dugaan awal penyebab kebakaran, sesuai keterangan korban dan saksi, awal api karena dupa setelah melaksanakan sembahyang dan saat kejadian angin sangat kencang,” papar AKP Sumarjaya.
Dikatakan, dengan adanya kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 30.000.000. Korban luka maupun korban jiwa nihil. “Korban menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar AKP Sumarjaya. (bs)

