Insinyur Harus Mampu Bekerja Kolaboratif dalam Menunggangi Arus Perkembangan Teknologi

  • Rektor Undiknas Denpasar Lantik 33 Insinyur

DENPASAR – Rektor Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S. Sos., M.M., IPM. ASEAN.Eng., melantik 33 insinyur lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik dan Informatika Undiknas, Jumat (16/9/2022). Pelantikan insinyur tersebut berlangsung secara luring di Auditorium Dwi Tunggal Undiknas Denpasar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Acara dihadiri rektor beserta jajaran wakil rektor, jajaran dekanat serta kepala program studi, dan kepala lembaga tingkat universitas. Hadir pula Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Bali, Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, SDs, MA, IPU, ASEAN Eng.

Acara dibuka dengan penampilan tari Sekar Jagat dari UKM Tari Bhanda Iswari Undiknas, diikuti dengan doa sebagai ucapan puji syukur atas terselenggaranya kegiatan pelantikan malam hari itu.

Agenda berlanjut dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang Penetapan Insinyur Universitas Pendidikan Nasional, Angkatan VI Semester Genap 2021/2022, diikuti dengan proses pelantikan insinyur oleh Rektor.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan sertifikat dan penyematan atribut berupa helm insinyur oleh Rektor. Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, sebagai tanda awal perjalanan peserta pelantikan sebagai seorang insinyur dan resmi menyandang gelar insinyur (Ir.) di depan nama mereka.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Sri Subawa menyampaikan jika insinyur saat ini merupakan tonggak utama dalam pembangunan bangsa. Di dalam arus industry saat ini insinyur memegang peranan penting dalam setiap aspek pembangunan dan pertumbuhan ekonomi global.

Dikatakan, dalam revolusi industri 4.0, insinyur tidak hanya dituntut untuk menguasai kemampuan teknis keilmuan dasar, tetapi juga harus mampu bekerja secara kolaboratif dalam menunggangi arus perkembangan teknologi. Masuknya fase pemulihan pasca gempuran besar Covid-19 menghadapkan insinyur pada tantangan baru dalam mengakselerasi pembangunan yang sempat tertunda.

“Saya berharap dengan lahirnya insinyur-insinyur baru dari Program Studi Program Profesi Insinyur Universitas Pendidikan Nasional, dapat turut menyumbangkan ilmu serta kemampuannya dalam mengakselerasi pergerakan pembangunan dan ekonomi memasuki era baru industry di Indonesia, ASEAN, dan dunia.” ujar Rektor Prof. Sri Subawa.

Senada dengan Rektor Prof. Sri Subawa, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Bali, Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T, SD.s, M.A., IPU., ASEAN.Eng. juga menyampaikan harapan besarnya terhadap lulusan insinyur untuk dapat menyumbangkan kontribusinya dalam mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Tak sampai di situ, Dr. Acwin Dwijendra, mengingatkan bahwa ini tahapan ini bukanlahlah akhir dari perjalanan seorang insinyur. Perjalanan panjang dalam karir seorang insinyur masih menunggu di depan yang dapat menjadi tujuan baru para insinyur lulusan Undiknas Denpasar, sesuai dengan apa yang tertuang dalam tingkatan insinyur pada Persatuan Insinyur Indonesia. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *