BULELENG – Dalam pengaruh minuman beralkohol, Wayan Wijana (48), alamat Banjar Dinas Tengah, Desa Sinabun mendatangi rumah Komang Suarma (31). Tanpa basa basi Wayan Wijana langsung memukul Komang Suarma dan istrinya, Putu Adila Dhyana Siddhi.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 6 September 2022, sekira pukul 19.30 Wita. Sebelum melakukan pemukulan, Wayan Wijana melontarkan kata-kata kasar kepada Komang Suarma dan Putu Adila Dhyana Siddhi. Setelah itu baru melakukan pemukulan.
Akibat kejadian tersebut Komang Suarma merasakan sakit. Ia menyampaikannya kepada komponen yang ada dalam forum Sipandu Beradat.
Komponen yang ada dalam forum Sipandu Beradat kemudian mempertemukan kedua belah di kantor Perbekel Desa Siabun pada Rabu, 7 September 2022. Pertemuan itu dimaksudkan untuk mencari jalan keluar yang terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi kedua belah pihak.
Dalam pertemuan di forum Sipandu Beradat tersebut, Wayan Wijana mengakui kesalahannya. Ia meminta maaf kepada Komang Suarma dan istrinya, Putu Adila Dhyana Siddhi. Wayan Wijana berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Dengan permintaan maaf tersebut akhirnya Komang Suarma dan istrinya, Putu Adila Dhyana Siddhi, memaafkannya. Pernyataan minta maaf dan memaafkan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang diketahui semua komponen yang ada dalam forum Sipandu Beradat.
Bhabinkamtibmas Aiptu Wayan Sudira Ariawan, atas seijin Kapolsek Sawan, AKP Dewa Sudiasa, S.IP., menyampaikan, dengan adanya penyelesaian permasalahan melalui Sipandu Berdat, akhirnya menemukan jalan keluar yang baik. “Kedua belah pihak dapat kembali melakukan hubungan harmonis dalam bermasyarakat,” tandasnya. (bs)

