BULELENG – Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, SIK, MH, kembali menggelontor bantuan sembako kepada sopir angkutan umum dan warga tak mampu, Kamis (8/9/2022). Kali menyasar supir angkutan umum jurusan Singaraja-Seririt yang mangkal di Terminal Banyuasri, para supir Jawa-Bali yang ada di Terminal Cargo, dan ojek online di wilayah Kecamatan Seririt.
Pemberian bantuan tersebut untuk meringankan beban warga karena adanya kebijakan pemerintah memberlakukan penyesuaian harga BBM. Karena itu, sembari menunggu bantalan sosial dari pemerintah, baik itu BLT (Bantuan Langsung Tunai), BSU (Bantuan Subsidi Upah), dan bantuan sektor transpotasi, Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., dengan melibatkan elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama melaksanakan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako.
Sedangkan untuk masyarakat tidak mampu diberikan kepada puluhan warga masyarakat di Desa Tukadmungga, Desa Panji, Desa Bhaktiseraga dan wilayah Kampung Tinggi Singaraja. Saat pemberian sembako, Polres Buleleng menggandeng tokoh masyarakat yang mengetahui dengan pasti masyarakat yang sangat membutuhkannya, sehingga tepat sasaran.
Bahkan ada warga yang benar-benar tidak mampu dan tidak memiliki rumah bernama Pak Toya, umur 60 tahun di Banjar Dinas Bangah Desa Panji. Ia mendapatkan sentuhan kemanusiaan dari Kapolres Buleleng dengan menerima sembako.
Mereka menerima bantuan sembako yang berisi 5 kilogram beras, 1 leter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir.
Salah satu supir penerima sembako, Komang Suardika (45) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Buleleng atas pemberian sembakonya karena sangat membantunya. Kata dia, sembako itu diberikan di saat yang tepat dalam situasi seperti ini.
Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana menyampaikan, bakti sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian atau rasa kemanusiaan terhadap sesame. “Semoga apa yang diterimanya dapat meringankan beban dan bermanfaat bagi penerima,” ujarnya. (bs)

